"Setidaknya dua kali gempa tercatat dalam riwayat hadits Nabi. Yang pertama di Mekah. Dan kedua di Madinah.
Pertama, dalam hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Ibnu Kuzaimah, ad-Daruquthni, dan lainnya dari Utsman bin Affan bahwa dia berkata,
Apakah kalian tahu Rasulullah pernah berada di atas Gunung Tsabir di Mekah. Bersama beliau; Abu Bakar, Umar dan saya. Tiba-tiba gunung berguncang hingga bebatuannya berjatuhan. Maka Rasulullah menghentakkan kakinya dan berkata: Tenanglah Tsabir! Yang ada di atasmu tidak lain kecuali Nabi, Shiddiq dan dua orang Syahid.”
Kedua, hadits shahih yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik, dia berkata:
“Nabi naik ke Uhud bersamanya Abu Bakar, Umar dan Utsman. Tiba-tiba gunung berguncang. Maka Nabi menghentakkan kakinya dan berkata: Tenanglah Uhud! Yang ada di atasmu tiada lain kecuali Nabi, Shiddiq dan dua orang syahid.”
Di antara pelajaran besar dalam dua riwayat di atas bahwa ternyata gunung tidak layak berguncang saat ada 4 manusia terbaik ada di atasnya. Nabi harus menghentakkan kaki dan mengeluarkan perintah kepada gunung untuk menghentikan guncangan tersebut.
Di sinilah pelajaran besarnya bagi kita sebagai analisa pertama tentang gempa. Bahwa keberadaan orang-orang shaleh di sebuah masyarakat membuat bumi tidak layak berguncang. Kriteria keshalehan sangat spesifik disebutkan dalam riwayat tersebut. Untuk kita, hanya tinggal dua pilihan mengingat sudah tidak ada lagi nabi. Yaitu: Shiddiq. Kriteria utama Abu Bakar adalah beriman tanpa ada rasa keraguan sedikit pun. Dan Syahid. Mereka yang meninggal fi sabilillah.
Jika manusia dengan dua kriteria itu masih banyak yang hidup di atas bumi, maka bumi tidak layak gempa. Sebaliknya, gempa terjadi manakala bumi telah sepi dari keberadaan orang-orang dengan keimanan tanpa ada kabut keraguan dan orang-orang yang meninggal fi sabilillah.
Dalam riwayat mursal yang disebutkan oleh Ibnu Abid Dun-ya, setelah Rasulullah menenangkan guncangan beliau berkata kepada para shahabat,
“Sesungguhnya Tuhan kalian sedang menegur kalian, maka ambillah pelajaran!”
Gempa di Mata Umar bin Khattab radhiallahu anhu
Gempa juga tercatat pernah terjadi di Masa kekhilafahan Umar, sebagaimana yang disampaikan dalam riwayat Ibnu Abid Dun-ya dalam Manaqib Umar. Madinah sebagai pusat pemerintahan kembali berguncang. Umar menempelkan tangannya ke tanah dan berkata kepada bumi, “Ada apa denganmu?” Dan inilah pernyataan sang pemimpin tertinggi negeri muslim itu kepada masyarakat pasca gempa,
“Wahai masyarakat, tidaklah gempa ini terjadi kecuali karena ada sesuatu yang kalian lakukan. Alangkah cepatnya kalian melakukan dosa. Demi yang jiwaku ada di tangan-Nya, jika terjadi gempa susulan, aku tidak akan mau tinggal bersama kalian selamanya!”
Kembali, generasi terbaik itu mengajarkan ilmu mulia bahwa gempa terjadi karena dosa yang dilakukan oleh masyarakat. Umar dengan tegas menyatakan itu. Lebih tegas lagi saat dia bersumpah bahwa jika terjadi gempa susulan, Umar akan meninggalkan Madinah. Karena itu artinya dosa kembali dikerjakan dan tidak kunjung ditaubati.
Shahabat Ka’ab bin Malik mempunyai pendapat yang mirip dengan Umar bin Khattabh. Inilah pernyataan lengkapnya tentang gempa,
“Tidaklah bumi berguncang kecuali karena ada maksiat-maksiat yang dilakukan di atasnya. Bumi gemetar karena takut Rab nya azza wajalla melihatnya.”
Ka’ab menyebut bahwa guncangan bumi adalah bentuk gemetarannya bumi karena takut kepada Allah yang Maha Melihat kemaksiatan dilakukan di atas bumi-Nya.
Gempa di Mata Ummul Mukminin Aisyah radhiallahu anha
Inilah pelajaran yang diberikan oleh guru besar para shahabat dan tabi’in sepeninggal Nabi selama 47 tahun; Aisyah istri Nabi, seperti yang disampaikan oleh Ibnu Qayyim dalam kitabnya al-Jawabul Kafi.
Suatu saat Anas bin Malik bersama seseorang lainnya mendatangi Aisyah. Orang yang bersama Anas itu bertanya kepada Aisyah: Wahai Ummul Mukminin jelaskan kepadaku tentang gempa.
Aisyah menjelaskan,
“Jika mereka telah menghalalkan zina, meminum khamar dan memainkan musik. Allah azza wajalla murka di langit-Nya dan berfirman kepada bumi: guncanglah mereka. Jika mereka taubat dan meninggalkan (dosa), atau jika tidak, Dia akan menghancurkan mereka.
Orang itu bertanya kembali: Wahai Ummul Mukminin, apakah itu adzab bagi mereka?
Aisyah menjawab, “Nasehat dan rahmat bagi mukminin. Adzab dan kemurkaan bagi kafirin.”
Anas berkata: Tidak ada perkataan setelah perkataan Rasul yang paling mendatangkan kegembiraan bagiku melainkan perkataan ini.
Sangat gamblang dan jelas penjelasan Ummul Mukminin Aisyah tentang penyebab spiritual gempa. Tiga dosa yang semuanya marak di zaman kita ini. Khusus untuk dosa yang pertama, Aisyah menggunakan kata istabahu yang artinya masyarakat telah menganggap zina itu mubah[perkare biase]. Zina tidak hanya dilakukan, tetapi telah dianggap mubah. Dari ucapan, tindakan, kebijakan sebuah masyarakat bisa dibaca bahwa mereka yang telah meremehkan dosa zina, memang layak dihukum dengan gempa.
Inilah Kesimpulannya…
Dari semua pernyataan hamba-hamba terbaik Allah di muka bumi ini tentang gempa, ternyata penyebab spiritual gempa adalah sebagai berikut:
1. Sedikitnya orang-orang shiddiq [jujur dan amanah ] dan syahid yang tinggal di atas muka bumi
2. Masyarakat telah menghalalkan zina
3. Masyarakat telah mengkonsumsi khamar (narkoba)
4. Masyarakat telah memainkan muzik tanpa memikirkan larangan ALLah
Dan Inilah 4 Solusi dari Khalifah Adil…
Umar bin Abdul Aziz yang memerintah tahun 99 H – 101 H dengan prestasi fantastik dalam memakmurkan masyarakatnya hanya dalam 29 itu memberikan solusi terhadap gempa. Hal ini berawal dari gempa yang terjadi di zaman pemerintahannya. Selepas gempa mengguncang, Umar bin Abdul Aziz segera menulis surat instruksi kepada semua jajaran pejabatnya di seluruh negeri kekuasaannya. Dan inilah instruksinya,
“Gempa ini adalah sesuatu yang Allah azza wajalla gunakan untuk menegur hamba-hamba-Nya. Saya telah menulis perintah ke seluruh wilayah agar mereka keluar pada hari yang telah ditentukan pada bulan yang telah ditentukan, siapa yang mempunyai sesuatu maka bershadaqahlah karena Allah berfirman,
Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman),dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia shalat. (Qs. Al-A’la: 14-15)
Dan katakanlah sebagaimana Adam berkata,“Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (Qs. Al-A’raf: 23)
Dan katakanlah sebagaimana Nuh berkata,“Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi.” (Qs. Hud: 47)
Dan katakanlah sebagaimana Yunus berkata,“Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.” (Qs. Al-Anbiya’: 87)
http://thepeace08.blogspot.com/2011/03/gempa-bumi-di-zaman-rasulullah-saw.html
http://www.tranungkite.net/v11/modules.php?name=News&file=article&sid=4164
Monday, March 21, 2011
Monday, March 14, 2011
Gempa Bumi Dan Tsunami Dalam Al-Quran
"Kalau kita cari perkataan gempa bumi dalam Al Quran, perkataan gempa bumi secara tegas dinyatakan sebanyak 4 kali, iaitu pada Surah Al A’raaf (ayat; 78, 91 dan 155) dan Surah Al-Ankabut ayat 37. Dalam Surah Al An’aam ayat 65 kalimat gempa bumi hanya ditemui dalam penjelasan ayat.
Seterusnya kalau dikembangkan lagi dengan perkataan “Bumi bergoncang”, maka akan ditemui sebanyak 4 kali juga, iaitu pada Surah Ar Ra’d ayat 31, Al Waaqi’ah ayat 4, Surah Al Fajr ayat 21 dan Surah Al Zalzalah ayat 1.
Seterusnya dari laporan Integreted Tsunami Database for the Pacific menjelaskan bahawa gempa bumi bumi telah mula tercatat pada tahun 416 sehingga sekarang. Keadaan ini menunjukkan bahawa jauh sebelum itu,Al Quran telah menjelaskan tentang peristiwa gempa bumi.
Secara etimologi,definisi gempa bumi adalah merupakan peristiwa alam, terjadi secara mendadak, kerana pelepasan energi, akibat daripada pergeseran relatif batuan/lempeng tektonik/kerak bumi.
Merujuk kepada definisi tersebut, maka dalam Al Quran dalam Surah Al Zalzalah ayat 1 dan 2, secara jelas dikatakan Apabila bumi digoncangkan dengan goncangannya (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung) nya,
Berkenaan dengan Tsunami pula, sudah pasti perkataan Tsunami tidak akan kita temui dalam Al Quran, kerana tsunami berasal dari bahasa Jepun iaitu (tsu = pelabuhan, nami = gelombang laut), tetapi kalau dihubungkan dengan definisi tsunami itu sendiri adalah sebagai gelombang laut dengan jangka masa panjang yang ditimbulkan oleh gangguan impulsif dari dasar laut, tsunami ini menimbulkan gelombang besar ke kawasan pantai.
Memerhatikan definisi dari tsunami tersebut, maka dalam Al Quran akan ditemui 2 ayat iaitu dalam Surah Al Infithar ayat 3,”dan apabila lautan menjadi meluap” dan Surah At Takwiir ayat 6 “dan apabila laut dipanaskan”. Makna kedua Surah tersebut, adalah menegaskan, dimana laut akan meluap kerana kerana adanya proses pemanasan didasar bumi.
Menurut teori, gangguan implusif adalah seperti gempa bumi tektonik, erupsi volkanik, dan gelongsoran (land slide). Tsunami menyebabkan terjadinya bencana di darat dan dilaut, sebagaimana yang dijelaskan pada Surah Al An’am ayat 63, dimana Allah menanyakan kepada manusia iaitu,
Katakanlah: “Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut?.
Fenomena terjadinya patahan, dan terbentuknya gunung-gunung akibat pergerakan kerak bumi ini dapat ditemui dalam Al Quran pada 1). Surah Ar Ra’du ayat 41
“dan apakah mereka tidak melihat bahawa sesungguhnya Kami mendatangkan daerah-daerah, lalu Kami kurangi daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya? Dan Allah menetapkan hukum (menurut kehendakNya), tidak ada yang dapat menolak ketetapanNya; dan Dia-lah Yang Maha cepat hisabNya”.
Surah An Naba ayat 6 dan 7, iaitu
“Bukankah kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan? Dan gunung-gunung sebagai pasak?
Manusia diseru dalam Surah Thaha ayat 81, iaitu
“Makanlah di antara rezeki yang baik yang telah Kami berikan kepadamu, dan janganlah melampaui batas padanya, yang menyebabkan kemurkaanKu menimpamu. Dan barangsiapa ditimpa oleh kemurkaanKu, maka sesungguhnya binasalah ia”.
Pesanan Allah ini selalu diabaikan oleh manusia, sehingga terjadinya sumber daya yang berlebihan, contohnya pengeluaran minyak bumi, gas cairdan sebagainya, sehingga telah menimbulkan kesan kepada generasi berikutnya.
Bukan saja eksploitasi terhadap sumberdaya yang dilakukan oleh manusia, manusia itu sendiri juga telah mengeksploitasi dirinya sendiri, sehingga telah menimbulkan kehidupan yang tidak harmonis antara manusia dengan lingkungan, dan manusia dengan manusia, apalagi manusia dengan Sang Khaliq, seperti yang digambarkan dalam Surah Ar-Ruum ayat 41 iaitu
“Telah nampak kerosakan di darat dan di laut disebabkan kerana perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”.
Semua bencana ini tidak akan terjadi, apabila semua manusia itu tunduk dan patuh untuk melaksanakan seluruh perintah dan menghentikan semua larangan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT, sebagaimana yang disampaikan pada Surah Al Hadid ayat 22, iaitu “Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah”.
Dari berbagai tinjauan yang disampaikan di atas, terjawablah bahawa gempa bumi bumi dan tsunami merupakan proses dari Allah untuk penyempurnaan ciptaan-Nya. CiptaanNya yang sempurna ini, bukan hanya berlaku kepada bumi, tetapi juga kepada penghuninya.
Posted @ www.isuhangat.net
Wallahualam
http://www.tranungkite.net/v11/modules.php?name=News&file=article&sid=4003
Seterusnya kalau dikembangkan lagi dengan perkataan “Bumi bergoncang”, maka akan ditemui sebanyak 4 kali juga, iaitu pada Surah Ar Ra’d ayat 31, Al Waaqi’ah ayat 4, Surah Al Fajr ayat 21 dan Surah Al Zalzalah ayat 1.
Seterusnya dari laporan Integreted Tsunami Database for the Pacific menjelaskan bahawa gempa bumi bumi telah mula tercatat pada tahun 416 sehingga sekarang. Keadaan ini menunjukkan bahawa jauh sebelum itu,Al Quran telah menjelaskan tentang peristiwa gempa bumi.
Secara etimologi,definisi gempa bumi adalah merupakan peristiwa alam, terjadi secara mendadak, kerana pelepasan energi, akibat daripada pergeseran relatif batuan/lempeng tektonik/kerak bumi.
Merujuk kepada definisi tersebut, maka dalam Al Quran dalam Surah Al Zalzalah ayat 1 dan 2, secara jelas dikatakan Apabila bumi digoncangkan dengan goncangannya (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung) nya,
Berkenaan dengan Tsunami pula, sudah pasti perkataan Tsunami tidak akan kita temui dalam Al Quran, kerana tsunami berasal dari bahasa Jepun iaitu (tsu = pelabuhan, nami = gelombang laut), tetapi kalau dihubungkan dengan definisi tsunami itu sendiri adalah sebagai gelombang laut dengan jangka masa panjang yang ditimbulkan oleh gangguan impulsif dari dasar laut, tsunami ini menimbulkan gelombang besar ke kawasan pantai.
Memerhatikan definisi dari tsunami tersebut, maka dalam Al Quran akan ditemui 2 ayat iaitu dalam Surah Al Infithar ayat 3,”dan apabila lautan menjadi meluap” dan Surah At Takwiir ayat 6 “dan apabila laut dipanaskan”. Makna kedua Surah tersebut, adalah menegaskan, dimana laut akan meluap kerana kerana adanya proses pemanasan didasar bumi.
Menurut teori, gangguan implusif adalah seperti gempa bumi tektonik, erupsi volkanik, dan gelongsoran (land slide). Tsunami menyebabkan terjadinya bencana di darat dan dilaut, sebagaimana yang dijelaskan pada Surah Al An’am ayat 63, dimana Allah menanyakan kepada manusia iaitu,
Katakanlah: “Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut?.
Fenomena terjadinya patahan, dan terbentuknya gunung-gunung akibat pergerakan kerak bumi ini dapat ditemui dalam Al Quran pada 1). Surah Ar Ra’du ayat 41
“dan apakah mereka tidak melihat bahawa sesungguhnya Kami mendatangkan daerah-daerah, lalu Kami kurangi daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya? Dan Allah menetapkan hukum (menurut kehendakNya), tidak ada yang dapat menolak ketetapanNya; dan Dia-lah Yang Maha cepat hisabNya”.
Surah An Naba ayat 6 dan 7, iaitu
“Bukankah kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan? Dan gunung-gunung sebagai pasak?
Manusia diseru dalam Surah Thaha ayat 81, iaitu
“Makanlah di antara rezeki yang baik yang telah Kami berikan kepadamu, dan janganlah melampaui batas padanya, yang menyebabkan kemurkaanKu menimpamu. Dan barangsiapa ditimpa oleh kemurkaanKu, maka sesungguhnya binasalah ia”.
Pesanan Allah ini selalu diabaikan oleh manusia, sehingga terjadinya sumber daya yang berlebihan, contohnya pengeluaran minyak bumi, gas cairdan sebagainya, sehingga telah menimbulkan kesan kepada generasi berikutnya.
Bukan saja eksploitasi terhadap sumberdaya yang dilakukan oleh manusia, manusia itu sendiri juga telah mengeksploitasi dirinya sendiri, sehingga telah menimbulkan kehidupan yang tidak harmonis antara manusia dengan lingkungan, dan manusia dengan manusia, apalagi manusia dengan Sang Khaliq, seperti yang digambarkan dalam Surah Ar-Ruum ayat 41 iaitu
“Telah nampak kerosakan di darat dan di laut disebabkan kerana perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”.
Semua bencana ini tidak akan terjadi, apabila semua manusia itu tunduk dan patuh untuk melaksanakan seluruh perintah dan menghentikan semua larangan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT, sebagaimana yang disampaikan pada Surah Al Hadid ayat 22, iaitu “Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah”.
Dari berbagai tinjauan yang disampaikan di atas, terjawablah bahawa gempa bumi bumi dan tsunami merupakan proses dari Allah untuk penyempurnaan ciptaan-Nya. CiptaanNya yang sempurna ini, bukan hanya berlaku kepada bumi, tetapi juga kepada penghuninya.
Posted @ www.isuhangat.net
Wallahualam
http://www.tranungkite.net/v11/modules.php?name=News&file=article&sid=4003
Saturday, March 12, 2011
Gempa 8.9 skala richter cetus tsunami di Jepun
TOKYO, 11 Mac: Gempa bumi bermagnitud 8.9 pada skala richter melanda Jepun awal petang tadi mengakibatkan tsunami setinggi 10 meter melanda bebarapa bandar kawasan pantai negara itu.
Kejadian itu mengakibatkan banyak kes kecederaan, namun kes kematian masih belum diperolehi dari kawasan yang dilanda bencana di pulau Honshu.
Ombak setinggi 10 meter dilaporkan melanda Sendai di timur laut Miyagi, pulau Honshu mengakibatkan banyak kapal, kereta dan sisa runtuhan dihanyutkan ke kawasan bandar. Gempa bumi itu mengakibatkan gegaran kuat bangunan di Tokyo yang dihuni 30 juta penduduk.
Sekurang-kurangnya enam kes kebakaran dilaporkan di Tokyo akibat gempa selain menyebabkan sistem subway dihentikan, siren kecemasan dibunyikan dan orang ramai berpusu-pusu keluar dari bangunan.
Kepulan asap dikesan membabitkan sekurang-kurangnya 10 lokasi di bandar raya itu di mana lebih empat juta kediaman terputus bekalan elektrik selain beberapa kawasan ditenggelami air termasuk kawasan letak kereta Disneyland Tokyo.
Gempa bumi berlaku pada jam 2.46 petang (0546 GMT) selama dua minit dengan gempa pertama kira-kira 400 kilometre di timur laut Tokyo, menurut US Geological Survey.
Ia diikuti beberapa gempa susulan antaranya sekuat 7.1 skala richter.
Perdana Menteri, Naoto Kan memanggil sidang Kabinetnya sejurus dilanda gempa dan kerajaan Jepun menghantar kapal tentera lautnya dari Tokyo ke kawasan yang paling teruk di timur laut Miyagi.
Jepun terletak di atas Lingkaran Api Pasifik dan turut mempunyai titik gunung berapi di mana Tokyo terletak di antara kawasan paling berbahaya.
Amaran tsunami turut dikeluarkan kepada Taiwan, Russia dan Kepulauan Mariana, kata Pusat Amaran Tsunami Pasifik. - Agensi
http://www.harakahdaily.net/v2/index.php?option=com_content&view=article&id=31318:-gempa-89-skala-richter-cetus-tsunami-di-jepun&catid=1:utama&Itemid=50
Kejadian itu mengakibatkan banyak kes kecederaan, namun kes kematian masih belum diperolehi dari kawasan yang dilanda bencana di pulau Honshu.
Ombak setinggi 10 meter dilaporkan melanda Sendai di timur laut Miyagi, pulau Honshu mengakibatkan banyak kapal, kereta dan sisa runtuhan dihanyutkan ke kawasan bandar. Gempa bumi itu mengakibatkan gegaran kuat bangunan di Tokyo yang dihuni 30 juta penduduk.
Sekurang-kurangnya enam kes kebakaran dilaporkan di Tokyo akibat gempa selain menyebabkan sistem subway dihentikan, siren kecemasan dibunyikan dan orang ramai berpusu-pusu keluar dari bangunan.
Kepulan asap dikesan membabitkan sekurang-kurangnya 10 lokasi di bandar raya itu di mana lebih empat juta kediaman terputus bekalan elektrik selain beberapa kawasan ditenggelami air termasuk kawasan letak kereta Disneyland Tokyo.
Gempa bumi berlaku pada jam 2.46 petang (0546 GMT) selama dua minit dengan gempa pertama kira-kira 400 kilometre di timur laut Tokyo, menurut US Geological Survey.
Ia diikuti beberapa gempa susulan antaranya sekuat 7.1 skala richter.
Perdana Menteri, Naoto Kan memanggil sidang Kabinetnya sejurus dilanda gempa dan kerajaan Jepun menghantar kapal tentera lautnya dari Tokyo ke kawasan yang paling teruk di timur laut Miyagi.
Jepun terletak di atas Lingkaran Api Pasifik dan turut mempunyai titik gunung berapi di mana Tokyo terletak di antara kawasan paling berbahaya.
Amaran tsunami turut dikeluarkan kepada Taiwan, Russia dan Kepulauan Mariana, kata Pusat Amaran Tsunami Pasifik. - Agensi
http://www.harakahdaily.net/v2/index.php?option=com_content&view=article&id=31318:-gempa-89-skala-richter-cetus-tsunami-di-jepun&catid=1:utama&Itemid=50
Tsunami Jepun berlaku selepas saintis beri amaran
Tsunami Jepun berlaku selepas saintis beri amaran
OMBAK tsunami melanda pantai di Iwanuma, utara Jepun semalam.
LONDON - Tsunami yang melanda pantai timur Jepun berlaku dua hari selepas beberapa saintis memberi amaran mengenai pergerakan bulan yang boleh menyebabkan bencana alam di Bumi, lapor sebuah akhbar semalam.
Pergerakan bulan itu yang digelar adi bulan, diramalkan berlaku pada 19 Mac ini apabila bulan berada paling rapat dengan Bumi sejak tahun 1992.
Ketika itu, jarak bulan dan Bumi sekitar 354,507 kilometer berbanding 384,403 kilometer pada hari-hari biasa.
Pada kedudukan tersebut, daya graviti bulan adalah sangat kuat dan dikhuatiri boleh mencetuskan bencana alam seperti gempa bumi, tsunami dan letusan gunung berapi. Ahli astronomi Amerika Syarikat (AS) Richard Nolle percaya pergerakan bulan itu mencetuskan bencana di Bumi.
"Fenomena itu memiliki kaitan sejarah dengan ribut kencang, air pasang besar dan gempa bumi," katanya dalam satu wawancara dengan stesen ABC minggu ini.
Fenomena itu pernah berlaku pada 1955, 1974, 1992 dan 2005. Bencana tsunami yang menyebabkan 200,000 orang di Indonesia terbunuh itu melanda dua minggu sebelum fenomena bulan berada dekat dengan Bumi pada Januari 2005.
- Agensi
http://www.kosmo.com.my/kosmo/content.asp?y=2011&dt=0312&pub=Kosmo&sec=Dunia&pg=du_01.htm
OMBAK tsunami melanda pantai di Iwanuma, utara Jepun semalam.
LONDON - Tsunami yang melanda pantai timur Jepun berlaku dua hari selepas beberapa saintis memberi amaran mengenai pergerakan bulan yang boleh menyebabkan bencana alam di Bumi, lapor sebuah akhbar semalam.
Pergerakan bulan itu yang digelar adi bulan, diramalkan berlaku pada 19 Mac ini apabila bulan berada paling rapat dengan Bumi sejak tahun 1992.
Ketika itu, jarak bulan dan Bumi sekitar 354,507 kilometer berbanding 384,403 kilometer pada hari-hari biasa.
Pada kedudukan tersebut, daya graviti bulan adalah sangat kuat dan dikhuatiri boleh mencetuskan bencana alam seperti gempa bumi, tsunami dan letusan gunung berapi. Ahli astronomi Amerika Syarikat (AS) Richard Nolle percaya pergerakan bulan itu mencetuskan bencana di Bumi.
"Fenomena itu memiliki kaitan sejarah dengan ribut kencang, air pasang besar dan gempa bumi," katanya dalam satu wawancara dengan stesen ABC minggu ini.
Fenomena itu pernah berlaku pada 1955, 1974, 1992 dan 2005. Bencana tsunami yang menyebabkan 200,000 orang di Indonesia terbunuh itu melanda dua minggu sebelum fenomena bulan berada dekat dengan Bumi pada Januari 2005.
- Agensi
http://www.kosmo.com.my/kosmo/content.asp?y=2011&dt=0312&pub=Kosmo&sec=Dunia&pg=du_01.htm
Wednesday, March 9, 2011
Asal Kejadian Nabi Adam Alaihissalam
"Setelah Allah s.w.t. menciptakan bumi dengan gunung-gunungnya, laut-lautannya dan tumbuh-tumbuhannya, menciptakan langit dengan mataharinya, bulan dan bintang-bintangnya yang bergemerlapan, dan menciptakan malaikat-malaikatnya yang merupakan sejenis makhluk halus yang diciptakan untuk beribadah menjadi perantara antara Zat Yang Maha Kuasa dengan hamba-hamba terutama para rasul dan nabinya maka tibalah kehendak Allah s.w.t. untuk menciptakan sejenis makhluk lain yang akan menghuni dan mengisi bumi.
Dianya adalah sebagai khalifah, memeliharanya dan menikmati tumbuh-tumbuhannya, mentadbir kekayaan yang tersimpan di dalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yang telah ditakdirkan baginya.
Para malaikat ketika diberitahukan oleh Allah s.w.t. akan kehendak-Nya menciptakan makhluk lain itu, mereka khuatir kalau-kalau kehendak Allah menciptakan makhluk yang lain itu, disebabkan kecuaian atau kelalaian mereka dalam ibadah dan menjalankan tugas atau kerana pelanggaran yang mereka lakukan tanpa disadari. Berkata mereka kepada Allah s.w.t. : "Wahai Tuhan kami! Buat apa Tuhan menciptakan makhluk lain selain kami, padahal kami selalu bertasbih, bertahmid, melakukan ibadah dan mengagungkan nama-Mu tanpa henti-hentinya, sedang makhluk yang Tuhan akan ciptakan dan turunkan ke bumi itu, nescaya akan bertengkar satu dengan lain, akan saling bunuh-membunuh berebutan menguasai kekayaan alam yang terlihat diatasnya dan terpendam di dalamnya, sehingga akan terjadilah kerosakan dan kehancuran di atas bumi yang Tuhan ciptakan itu."Allah berfirman, menghilangkan kekhuatiran para malaikat itu: "Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui dan Aku sendirilah yang mengetahui hikmat penguasaan Bani Adam atas bumi-Ku.
Pada suatu ketika, Allah SWT menitahkan kepada malaikat Jibril supaya turun ke bumi untuk mengambil sebahagian tanahnya untuk mencipta Adam. Akan tetapi apabila Jibril sampai ke bumi, bumi enggan membenarkan tanahnya diambil untuk dijadikan Adam kerana bumi kuatir Adam akan menjadi maksiat kepada Allah. Lalu Jibril kembali ke hadrat Allah memberitahu bahawa ia tidak dapat berbuat apa-apa apabila mendengar mendengar sumpah bu
Setelah itu, Allah memerintah malaikat Mikail. Jawapan bumi masih sama lalu Allah memerintahkan malaikat Israfil dan jawapan bumi masih tidak berganjak.
Masing-masing kembali dengan jawapan yang hampa.Akhirnya, Allah menyuruhmalaikat Izrail turun ke bumi.Kata Allah:" Hai Izrail! Engkaulah kini yang aku tugaskan mengambil tanah. Meskipun bumi bersumpah-sumpah dengan ucapan, jangan engkau mundur. Katakan bahawakerjamu atas perintah dan atas namaKu."
Apabila Izrail turun ke bumi dan menyampaikan perintah Allah kepada bumi, maka akhirnya bumi mengizinkan tanahnya diambil. Setelah Izrail mengambil beberapa jenis tanah,kembalilah ia ke hadrat Allah.
Lalu Allah berfirman: "Ya Izrail, pertama engkau yang Ku tugaskan mengambiltanah, dan kemudian di belakang hari kelak akan kutugaskan engkau mencabutroh manusia."
Maka khuatirlah Izrail kerana bimbang akan dibenci oleh umat manusia.Lalu Allah berfirman lagi: "Tidak, mereka tidak akan memusuhi kamu. Aku yang mengaturnya, dan aku jadikan kematian mereka itu bersebab antaranya terbunuh, terbakar, sakit dan sebagainya.
JENIS TANAH YANG DIGUNAKAN:
1. Tanah tempat bakal berdirinya Baitul Mugaddis
2. Tanah Bukit Tursina
3. Tanah Iraq
4. Tanah Aden
5. Tanah Al-Kautsar
6. Tanah tempat bakal berdiringa Baitullah
7. Tanah Paris
8. Tanah Khurasan
9. Tanah(Babylon)
10. Tanah India
11. Tanah syurga
12. Tanah Tha'if
Menurut Ibnu Abbas:
1. Kepala Adam dari tanah Baitul-Muqaddis kerana disitulah berada otak manusia,dan disitulah tempatnya akal.
2. Telinganya dari tanah Bukit Thursina, kerana dia alat pendengar dan tempat menerima nasihat.
3. Dahinya dari tanah Iraq,kerana disitu tempat sujud kepada Allah.
4. Mukanya dari tanah Aden, kerana disitu tempat berhias dan tempat kecantikan.
5. Matanya dari tanah telaga Al-Kautsar, tempat menarik perhatian.
6. Giginya dari tanah Al-Kautsar, tempat memanis-manis.
7. Tangan kanannya dari tanah Kaabah,untuk mencari nafkah dan kerjasama,sesama manusia.
8. Tangan kirinya dari tanah Paris,tempat beristinjak.
9. Perutnya dari tanah Babylon. Disitulah tempat seks(berahi) dan tipudaya syaitan untuk menjerumuskan manusia ke lembah dosa.
10.Tulangnya dari tanah Bukit Thursina,alat peneguh tubuh manusia.
11.Dua kakinya dari tanah India, tempat berdiri dan jalan.
12.Hatinya dari tanah syurga Firdaus,kerana disitulah iman, keyakinan,ilmu, kemahuan dan sebagainya.
13.Lidahnya dari tanah Tha'if, tempat mengucap Syahadat, bersyukur dan berdoakan kepada Tuhan.
http://mencarinurr.blogspot.com/
http://www.tranungkite.net/v11/modules.php?name=News&file=article&sid=3887
Dianya adalah sebagai khalifah, memeliharanya dan menikmati tumbuh-tumbuhannya, mentadbir kekayaan yang tersimpan di dalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yang telah ditakdirkan baginya.
Para malaikat ketika diberitahukan oleh Allah s.w.t. akan kehendak-Nya menciptakan makhluk lain itu, mereka khuatir kalau-kalau kehendak Allah menciptakan makhluk yang lain itu, disebabkan kecuaian atau kelalaian mereka dalam ibadah dan menjalankan tugas atau kerana pelanggaran yang mereka lakukan tanpa disadari. Berkata mereka kepada Allah s.w.t. : "Wahai Tuhan kami! Buat apa Tuhan menciptakan makhluk lain selain kami, padahal kami selalu bertasbih, bertahmid, melakukan ibadah dan mengagungkan nama-Mu tanpa henti-hentinya, sedang makhluk yang Tuhan akan ciptakan dan turunkan ke bumi itu, nescaya akan bertengkar satu dengan lain, akan saling bunuh-membunuh berebutan menguasai kekayaan alam yang terlihat diatasnya dan terpendam di dalamnya, sehingga akan terjadilah kerosakan dan kehancuran di atas bumi yang Tuhan ciptakan itu."Allah berfirman, menghilangkan kekhuatiran para malaikat itu: "Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui dan Aku sendirilah yang mengetahui hikmat penguasaan Bani Adam atas bumi-Ku.
Pada suatu ketika, Allah SWT menitahkan kepada malaikat Jibril supaya turun ke bumi untuk mengambil sebahagian tanahnya untuk mencipta Adam. Akan tetapi apabila Jibril sampai ke bumi, bumi enggan membenarkan tanahnya diambil untuk dijadikan Adam kerana bumi kuatir Adam akan menjadi maksiat kepada Allah. Lalu Jibril kembali ke hadrat Allah memberitahu bahawa ia tidak dapat berbuat apa-apa apabila mendengar mendengar sumpah bu
Setelah itu, Allah memerintah malaikat Mikail. Jawapan bumi masih sama lalu Allah memerintahkan malaikat Israfil dan jawapan bumi masih tidak berganjak.
Masing-masing kembali dengan jawapan yang hampa.Akhirnya, Allah menyuruhmalaikat Izrail turun ke bumi.Kata Allah:" Hai Izrail! Engkaulah kini yang aku tugaskan mengambil tanah. Meskipun bumi bersumpah-sumpah dengan ucapan, jangan engkau mundur. Katakan bahawakerjamu atas perintah dan atas namaKu."
Apabila Izrail turun ke bumi dan menyampaikan perintah Allah kepada bumi, maka akhirnya bumi mengizinkan tanahnya diambil. Setelah Izrail mengambil beberapa jenis tanah,kembalilah ia ke hadrat Allah.
Lalu Allah berfirman: "Ya Izrail, pertama engkau yang Ku tugaskan mengambiltanah, dan kemudian di belakang hari kelak akan kutugaskan engkau mencabutroh manusia."
Maka khuatirlah Izrail kerana bimbang akan dibenci oleh umat manusia.Lalu Allah berfirman lagi: "Tidak, mereka tidak akan memusuhi kamu. Aku yang mengaturnya, dan aku jadikan kematian mereka itu bersebab antaranya terbunuh, terbakar, sakit dan sebagainya.
JENIS TANAH YANG DIGUNAKAN:
1. Tanah tempat bakal berdirinya Baitul Mugaddis
2. Tanah Bukit Tursina
3. Tanah Iraq
4. Tanah Aden
5. Tanah Al-Kautsar
6. Tanah tempat bakal berdiringa Baitullah
7. Tanah Paris
8. Tanah Khurasan
9. Tanah(Babylon)
10. Tanah India
11. Tanah syurga
12. Tanah Tha'if
Menurut Ibnu Abbas:
1. Kepala Adam dari tanah Baitul-Muqaddis kerana disitulah berada otak manusia,dan disitulah tempatnya akal.
2. Telinganya dari tanah Bukit Thursina, kerana dia alat pendengar dan tempat menerima nasihat.
3. Dahinya dari tanah Iraq,kerana disitu tempat sujud kepada Allah.
4. Mukanya dari tanah Aden, kerana disitu tempat berhias dan tempat kecantikan.
5. Matanya dari tanah telaga Al-Kautsar, tempat menarik perhatian.
6. Giginya dari tanah Al-Kautsar, tempat memanis-manis.
7. Tangan kanannya dari tanah Kaabah,untuk mencari nafkah dan kerjasama,sesama manusia.
8. Tangan kirinya dari tanah Paris,tempat beristinjak.
9. Perutnya dari tanah Babylon. Disitulah tempat seks(berahi) dan tipudaya syaitan untuk menjerumuskan manusia ke lembah dosa.
10.Tulangnya dari tanah Bukit Thursina,alat peneguh tubuh manusia.
11.Dua kakinya dari tanah India, tempat berdiri dan jalan.
12.Hatinya dari tanah syurga Firdaus,kerana disitulah iman, keyakinan,ilmu, kemahuan dan sebagainya.
13.Lidahnya dari tanah Tha'if, tempat mengucap Syahadat, bersyukur dan berdoakan kepada Tuhan.
http://mencarinurr.blogspot.com/
http://www.tranungkite.net/v11/modules.php?name=News&file=article&sid=3887
Saturday, March 5, 2011
Kisah Kematian Kamal Atatturk
KEMATIAN KAMAL ATARTUK YANG MENYEKSAKAN
Di saat kematiannya, Allah telah datangkan beberapa penyakit kepada beliau sehingga beliau rasa terseksa dan tak dapat menanggung seksaan dan azab yang Allah berikan di dunia.
Antaranya ialah:
- Didatangkan penyakit kulit hingga ke kaki di mana beliau merasa gatal-gatal seluruh badan.
- Sakit jantung
- Penyakit darah tinggi
- Panas sepanjang masa, tidak pernah merasa sejuk sehingga terpaksa diarahkan kepada bomba untuk menyiram rumahnya 24jam.
Pembantu-pembantunya juga diarahkan untuk meletak ketulan-ketulan ais di dalam selimut untuk menyejukkan beliau. Maha suci Allah, buat macam mana pun rasa panas tak hilang-hilang. Oleh kerana tidak tahan dengan kepanasan yang ditanggung, beliau menjerit sehingga seluruh istana mendengar jeritan itu. Oleh kerana tidak tahan mendengar jeritan, mereka-mereka yang bertanggung jawab telah menghantar beliau ke tengah lautan dan diletakkan dalam bot dengan harapan beliau akan merasa sejuk. Allah itu Maha Besar, panasnya tak juga hilang! Pada 26 September 1938, beliau pengsan selama 48 jam disebabkan terlalu panas dan sedar selepas itu tetapi beliau hilang ingatan.
Pada 9 November 1938, beliau pengsan sekali lagi selama 36 jam dan akhirnya meninggal dunia. Sewaktu beliau meninggal, tidak seorang pun yang memandi, mengkafan dan menyembahyangkan mayat beliau. Mayat ini diawetkan selama 9 hari 9 malam, sehingga adik perempuan beliau datang meminta ulama-ulama Turki memandikan, mengkafankan dan menyembahyangkannya.
Tidak cukup dari itu, Allah tunjukkan lagi balasan azab ketika mayatnya di bawa ke tanah perkuburan. Bila mayatnya hendak ditanam, tanah tidak menerimanya. Disebabkan putus asa, mayatnya diawetkan sekali lagi dan dimasukkan ke alam muzium yang diberi nama Etna Grafi (kalau tak silap dengar) Ankara selama 15 tahun (sehingga tahun 1953).
Selepas 15 tahun mayatnya hendak ditanam semula, tapi Allah Maha Agung, bumi sekali lagi tak menerimanya. Habis ikhtiar, mayatnya dibawa pula ke satu bukit ditanam dalam satu binaan mar-mar beratnya 44 ton. Mayatnya ditanam di celah-celah batu mar-mar.
Apa yang menyedihkan, ulama-ulama sezaman dengan Kamal Atartuk telah mengatakan bahawa "jangan kata bumi Turki, seluruh bumi Allah ini tidak menerima Kamal Atartuk!". Hanya Allah sahaja yang Maha Mengetahui.
INILAH IDEOLOGI BELIAU
1- Membolehkan perempuan memakai tudung dengan syarat pakai skirt/ROK.
2- Membolehkan lelaki memakai seluar panjang dengan syarat pakai tie dan topi (sesuai dengan kehendak barat)
3- Menyuruh wanita dan lelaki menari di khalayak ramai. Beliau sendiri pernah menari dengan seorang wanita di sebuah parti umum yang pertama di Ankara.
4- Beliau pernah menegaskan bahawa "negara tidak akan maju kalau rakyatnya tidak cenderung kepada pakaian moden"
5- Menggalakkan minum arak secara terbuka.
6- Mengarahkan Al-Quran dicetak dalam bahasa Turki
7- Menukar azan ke dalam bahasa Turki. Bahasa Turki sendiri diubah dengan membuang unsur-unsur Arab dan Parsi.
8- Mengambil arkitek-arkitek dari luar negara untuk memodenkan Turki. Hakikatnya mereka diarah mengukir patung-patung dan tugu-tugunya di seluruh bandar Turki.
9- Satu ucapan beliau di bandar Belikesir di mana beliau dengan terang-terangannya mengatakan bahawa agama harus dipisahkan dengan urusan harian dan perlu dihapuskan untuk kemajuan
10-Agama Islam juga di buang sebagai Agama Rasmi negara.
11-Menyerang Islam secara terbuka dan terang-terangan
12-Menggubal undang-undang perkahwinan berdaftar berdasarkan undang-undang barat.
13-Menukar Masjid Ayasophia kepada muzium, ada sesetengah masjid dijadikan gereja.
14-Menutup masjid serta melarang dari bersembahyang berjemaah.
15-Menghapuskan Kementerian Wakaf dan membiarkan anak-anak yatim dan fakir miskin.
16-Membatalkan undang-undang waris, faraid secara Islam
17-Menghapus penggunaan kalendar Islam dan menukarkan huruf Arab kepada huruf Latin.
18-Menganggap dirinya Tuhan sama seperti Firaun.Berlaku peristiwa apabila salah seorang askarnya ditanya "siapa tuhan dan dimana tuhan tinggal?". Oleh kerana takut, askar tersebut menjawab 'Kamal Atartuk adalah tuhan". Beliau tersenyum dan bangga dengan jawapan yang diberikan oleh askar itu.
Sumber: Kisah Kematian Kamal Atatturk MalaysiaSensasi.Net
http://www.malaysiasensasi.net/2010/02/kamal-ataturk.html
Di saat kematiannya, Allah telah datangkan beberapa penyakit kepada beliau sehingga beliau rasa terseksa dan tak dapat menanggung seksaan dan azab yang Allah berikan di dunia.
Antaranya ialah:
- Didatangkan penyakit kulit hingga ke kaki di mana beliau merasa gatal-gatal seluruh badan.
- Sakit jantung
- Penyakit darah tinggi
- Panas sepanjang masa, tidak pernah merasa sejuk sehingga terpaksa diarahkan kepada bomba untuk menyiram rumahnya 24jam.
Pembantu-pembantunya juga diarahkan untuk meletak ketulan-ketulan ais di dalam selimut untuk menyejukkan beliau. Maha suci Allah, buat macam mana pun rasa panas tak hilang-hilang. Oleh kerana tidak tahan dengan kepanasan yang ditanggung, beliau menjerit sehingga seluruh istana mendengar jeritan itu. Oleh kerana tidak tahan mendengar jeritan, mereka-mereka yang bertanggung jawab telah menghantar beliau ke tengah lautan dan diletakkan dalam bot dengan harapan beliau akan merasa sejuk. Allah itu Maha Besar, panasnya tak juga hilang! Pada 26 September 1938, beliau pengsan selama 48 jam disebabkan terlalu panas dan sedar selepas itu tetapi beliau hilang ingatan.
Pada 9 November 1938, beliau pengsan sekali lagi selama 36 jam dan akhirnya meninggal dunia. Sewaktu beliau meninggal, tidak seorang pun yang memandi, mengkafan dan menyembahyangkan mayat beliau. Mayat ini diawetkan selama 9 hari 9 malam, sehingga adik perempuan beliau datang meminta ulama-ulama Turki memandikan, mengkafankan dan menyembahyangkannya.
Tidak cukup dari itu, Allah tunjukkan lagi balasan azab ketika mayatnya di bawa ke tanah perkuburan. Bila mayatnya hendak ditanam, tanah tidak menerimanya. Disebabkan putus asa, mayatnya diawetkan sekali lagi dan dimasukkan ke alam muzium yang diberi nama Etna Grafi (kalau tak silap dengar) Ankara selama 15 tahun (sehingga tahun 1953).
Selepas 15 tahun mayatnya hendak ditanam semula, tapi Allah Maha Agung, bumi sekali lagi tak menerimanya. Habis ikhtiar, mayatnya dibawa pula ke satu bukit ditanam dalam satu binaan mar-mar beratnya 44 ton. Mayatnya ditanam di celah-celah batu mar-mar.
Apa yang menyedihkan, ulama-ulama sezaman dengan Kamal Atartuk telah mengatakan bahawa "jangan kata bumi Turki, seluruh bumi Allah ini tidak menerima Kamal Atartuk!". Hanya Allah sahaja yang Maha Mengetahui.
INILAH IDEOLOGI BELIAU
1- Membolehkan perempuan memakai tudung dengan syarat pakai skirt/ROK.
2- Membolehkan lelaki memakai seluar panjang dengan syarat pakai tie dan topi (sesuai dengan kehendak barat)
3- Menyuruh wanita dan lelaki menari di khalayak ramai. Beliau sendiri pernah menari dengan seorang wanita di sebuah parti umum yang pertama di Ankara.
4- Beliau pernah menegaskan bahawa "negara tidak akan maju kalau rakyatnya tidak cenderung kepada pakaian moden"
5- Menggalakkan minum arak secara terbuka.
6- Mengarahkan Al-Quran dicetak dalam bahasa Turki
7- Menukar azan ke dalam bahasa Turki. Bahasa Turki sendiri diubah dengan membuang unsur-unsur Arab dan Parsi.
8- Mengambil arkitek-arkitek dari luar negara untuk memodenkan Turki. Hakikatnya mereka diarah mengukir patung-patung dan tugu-tugunya di seluruh bandar Turki.
9- Satu ucapan beliau di bandar Belikesir di mana beliau dengan terang-terangannya mengatakan bahawa agama harus dipisahkan dengan urusan harian dan perlu dihapuskan untuk kemajuan
10-Agama Islam juga di buang sebagai Agama Rasmi negara.
11-Menyerang Islam secara terbuka dan terang-terangan
12-Menggubal undang-undang perkahwinan berdaftar berdasarkan undang-undang barat.
13-Menukar Masjid Ayasophia kepada muzium, ada sesetengah masjid dijadikan gereja.
14-Menutup masjid serta melarang dari bersembahyang berjemaah.
15-Menghapuskan Kementerian Wakaf dan membiarkan anak-anak yatim dan fakir miskin.
16-Membatalkan undang-undang waris, faraid secara Islam
17-Menghapus penggunaan kalendar Islam dan menukarkan huruf Arab kepada huruf Latin.
18-Menganggap dirinya Tuhan sama seperti Firaun.Berlaku peristiwa apabila salah seorang askarnya ditanya "siapa tuhan dan dimana tuhan tinggal?". Oleh kerana takut, askar tersebut menjawab 'Kamal Atartuk adalah tuhan". Beliau tersenyum dan bangga dengan jawapan yang diberikan oleh askar itu.
Sumber: Kisah Kematian Kamal Atatturk MalaysiaSensasi.Net
http://www.malaysiasensasi.net/2010/02/kamal-ataturk.html
Saturday, February 19, 2011
10 Resepi Kejayaan Orang Jepun
Kita tidak perlu malu meniru bangsa lain, jikalau kita semak bersama point-point di bawah sebenarnya dalam diri bangsa sudah ada pada kita hanya pada sekarang ini tanpa kita sedari sedang tenggelam oleh keangkuhan dan dihanyutkan dengan budaya kebendaan.
Berikut 10 resepi maju yang patut kita contohi dari tingkahlaku orang Jepun, dan 10 point yang sudah hilang dari bangsa kita ini;
1. KERJA KERAS
Sudah menjadi rahsia umum bahawa bangsa Jepun adalah pekerja yang rajin. Secara purata jam kerja pegawai di Jepun adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Britain (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun).
Seorang pekerja di Jepun dapat menghasilkan sebuah kereta dalam masa 9 hari, sedangkan pekerja di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat kereta yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepun boleh dikatakan boleh melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang.
Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepun, dan menandakan bahawa pegawai tersebut termasuk “yang tidak diperlukan” oleh perniagaan. Di kampus, professor juga biasa pulang malam (secara tepat pagi), membuat mahasiswa tidak mahu pulang cepat. Fenomena Karoshi (mati kerana kerja keras) mungkin hanya ada di Jepun. Sebagian besar orang lama Jepun menyebutkan bahawa dengan kerja keras inilah sebenarnya kebangkitan dan kemakmuran Jepun boleh tercapai.
2. MALU
Malu adalah budaya sopan dan turun temurun bangsa Jepun. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, iaitu ketika mereka kalah dalam pertempuran. Masuk ke dunia moden, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (menteri, politikus, dsb) yang terlibat masalah rasuah atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Kesan negatifnya mungkin adalah pelajar yang kadang-kala membunuh diri, kerana keputusan peperiksaan yang buruk atau tidak naik kelas.
Kerana malu jugalah, orang Jepun lebih suka beratur daripada memotong barisan semasa beratur. Mereka secara automatik membentuk barisan dalam setiap keadaan yang diperlukan seperti pembelian ticket, masuk ke stadium untuk menonton bolasepak, menaiki bas, bahkan untuk menggunakan tandas awam. Mereka beratur rapi menunggu giliran. Mereka malu terhadap orang sekeliling apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi amalan umum.
3. HIDUP BERJIMAT
Orang Jepun memiliki semangat hidup berjimat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Kebanyakan orang Jepun ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30.Ini kerana sudah menjadi perkara yang biasa bahawa supermarket di Jepun akan memotong harga sampai separuh pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahawa Supermarket di Jepun rata-rata tutup pada pukul 20:00.
Contoh lain adalah para suri rumah rela menaiki basikal menuju ke kedai sayur agak jauh dari rumah, hanya kerana lebih murah 20 atau 30 yen. Banyak keluarga Jepun yang tidak memiliki kereta, bukan kerana tidak mampu, tapi kerana lebih berjimat menggunakan bas.Ruangan pemanas di rumah Jepun pun menggunakan minyak tanah yang berbau, padahal sudah cukup dengan Aircond yang ada mode dingin dan panas.Alasannya ternyata satu, minyak tanah lebih murah daripada elektrik. Professor Jepun juga terbiasa menaiki basikal tua ke kampus, bersaing dengan mahasiswa-mahasiswanya.
4. SETIA
Setia membuat sistem karier di sebuah perniagaan berjalan dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepun yang bertukar-tukar kerja. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pencen.
Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepun yang kebanyakan hanya mahu menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang (core business) perusahaan.
Bandar Hofu mungkin sebuah contoh yang nyata. Hofu dulunya adalah bandar industri yang ketinggalan dengan penduduk yang terlalu padat.
Kesetiaan penduduk untuk tetap bertahan (tidak pergi ke luar bandar) dan punya komitmen bersama untuk bekerja keras siang dan malam akhirnya mengubah Hofu menjadi bandar yang maju dan moden. Bahkan pada masa sekarang menjadi bandar industri terbaik dengan pengeluaran kendaraan mencapai 160,000 setahun.
5. INOVASI
Jepun bukan bangsa pembuatan, tapi orang Jepun mempunyai kelebihan dalam mengubah penemuan orang lain dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat.
Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perniagaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan mengubah model portable sebagai sebuah produk yang meletup selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu.
Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepun, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepun dengan inovasinya dapat mengembangkan industri kendaraan yang lebih cepat dan murah.Kereta yang dihasilkan juga relatif lebih murah, ringan, mudah dipandu, mudah dibaiki dan lebih jimat bahan bakar.
Perusahaan Matsushita Electric yang dulu terkenal dengan sebutan “maneshita” (peniru) punya legenda sendiri dengan mesin pembuat rotinya. Inovasi dan idea dari seorang engineernya bernama Ikuko Tanaka yang berinisiatif untuk meniru teknik pembuatan roti dari cheef di Osaka International Hotel, menghasilkan karya mesin pembuat roti (home bakery) berjenama Matsushita yang kemudian semakin terkenal.
6. PANTANG MENYERAH
Sejarah membuktikan bahawa Jepun termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kerajaan Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepun sangat tertinggal dalam teknologi.
Ketika pemulihan Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepun cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepun menyerah. Tidak hanya menjadi pengimport minyak,bijih besi dan kayu, bahkan 85% sumber tenaga Jepun berasal dari negara lain.
Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dari peristiwa bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kekalahan Jepun dalam perang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo. Ternyata Jepun tidak habis.
Dalam beberapa tahun berikutnya Jepun sudah berhasil membangun industri automotif dan bahkan juga keretapi laju (shinkansen) . Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang perniagaannya hancur dan hampir tersingkir dari perniagaan peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, bermula dari kosong untuk membangun industri sehingga menjadi empayar ampuh terkini.
Akio Morita juga awalnya menjadi bahan ketawa orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang kecil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya menjadi legenda dengan dengan Sony Walkmannya. YangCukup unik bahawa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan dibuat formula di Jepun dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan).
7. BUDAYA BACA
Jangan terperanjat kalau anda datang ke Jepun dan masuk ke densha (kereta elektrik), sebahagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau surat khabar. Tidak peduli duduk atau berdiri, ramai yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca.
Ramai penerbit yang mula membuat komik manga untuk mengisi di kurikulum sekolah.Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Budaya membaca orang Jepun juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (Bahasa Inggeris, Perancis, Jerman, dsb).
8. KERJASAMA
Budaya di Jepun tidak terlalu membuat kerja yang terlalu bersifat individualistik.Termasuk dalam menghasilkan pekerjaan, biasanya dengan hasil kerja berkumpulan tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, keadaan kampus juga seperti itu, mengerjakan tugas assignment biasanya juga dalam bentuk berkumpulan.
Kerja dalam kumpulan mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepun. Ada pepatah yang mengatakan bahawa “Seorang professor Jepun akan kalah dengan seorang professor Amerika, tetapi 10 orang professor Amerika tidak akan dapat mengalahkan 10 orang professor Jepun yang berkumpulan”.
Mesyuarat atau muafakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kumpulan. Keputusan strategi harus dibincangkan dalam “rin-gi”.
9. BERDIKARI
Sejak usia kecil, anak-anak dilatih untuk berdikari.Di Jepun setiap kanak-kanak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Semasa di kolej hampir sebagian besar tidak meminta belanja daripada ibu bapa mereka.
Mereka membuat kerja part time untuk belanja sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan wang, mereka “meminjam” wang kepada ibu bapa mereka yang nantinya mereka memulangkan di bulan berikutnya.
10. JAGA TRADISI
Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepun kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai sekarang.
Budaya minta maaf masih menjadi budaya orang Jepang.Sehingga zaman sekarang orang Jepun relatif menghindari berkata “tidak” untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain.
Pertanian merupakan tradisi dan aset penting di Jepun. Persaingan keras kerana adanya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya.
Mungkin seperti di atas 10 resepi berjaya yang dapat dirangkumkan. Bangsa Melayu mempunyai hampir semua resepi orang Jepun diatas, hanya mungkin kita belum mengasahnya dengan baik.
Kita yakin ada faktor “kesilapan teknik” yang membuatkan kita agak ketinggalan dalam teknologi dan ekonomi. Mari kita bersama mencari solusi untuk pelbagai masalah dewasa ini. Kita juga harus tetap mahu belajar dan menerima kebaikan dari siapapun, yang baik kita ikut tapi yang buruk kita hindari.
Posted @ www.isuhangat.net
http://www.isuhangat.net/2011/02/10-resepi-kejayaan-orang-jepun/#more-3765
Berikut 10 resepi maju yang patut kita contohi dari tingkahlaku orang Jepun, dan 10 point yang sudah hilang dari bangsa kita ini;
1. KERJA KERAS
Sudah menjadi rahsia umum bahawa bangsa Jepun adalah pekerja yang rajin. Secara purata jam kerja pegawai di Jepun adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Britain (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun).
Seorang pekerja di Jepun dapat menghasilkan sebuah kereta dalam masa 9 hari, sedangkan pekerja di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat kereta yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepun boleh dikatakan boleh melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang.
Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepun, dan menandakan bahawa pegawai tersebut termasuk “yang tidak diperlukan” oleh perniagaan. Di kampus, professor juga biasa pulang malam (secara tepat pagi), membuat mahasiswa tidak mahu pulang cepat. Fenomena Karoshi (mati kerana kerja keras) mungkin hanya ada di Jepun. Sebagian besar orang lama Jepun menyebutkan bahawa dengan kerja keras inilah sebenarnya kebangkitan dan kemakmuran Jepun boleh tercapai.
2. MALU
Malu adalah budaya sopan dan turun temurun bangsa Jepun. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, iaitu ketika mereka kalah dalam pertempuran. Masuk ke dunia moden, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (menteri, politikus, dsb) yang terlibat masalah rasuah atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Kesan negatifnya mungkin adalah pelajar yang kadang-kala membunuh diri, kerana keputusan peperiksaan yang buruk atau tidak naik kelas.
Kerana malu jugalah, orang Jepun lebih suka beratur daripada memotong barisan semasa beratur. Mereka secara automatik membentuk barisan dalam setiap keadaan yang diperlukan seperti pembelian ticket, masuk ke stadium untuk menonton bolasepak, menaiki bas, bahkan untuk menggunakan tandas awam. Mereka beratur rapi menunggu giliran. Mereka malu terhadap orang sekeliling apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi amalan umum.
3. HIDUP BERJIMAT
Orang Jepun memiliki semangat hidup berjimat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Kebanyakan orang Jepun ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30.Ini kerana sudah menjadi perkara yang biasa bahawa supermarket di Jepun akan memotong harga sampai separuh pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahawa Supermarket di Jepun rata-rata tutup pada pukul 20:00.
Contoh lain adalah para suri rumah rela menaiki basikal menuju ke kedai sayur agak jauh dari rumah, hanya kerana lebih murah 20 atau 30 yen. Banyak keluarga Jepun yang tidak memiliki kereta, bukan kerana tidak mampu, tapi kerana lebih berjimat menggunakan bas.Ruangan pemanas di rumah Jepun pun menggunakan minyak tanah yang berbau, padahal sudah cukup dengan Aircond yang ada mode dingin dan panas.Alasannya ternyata satu, minyak tanah lebih murah daripada elektrik. Professor Jepun juga terbiasa menaiki basikal tua ke kampus, bersaing dengan mahasiswa-mahasiswanya.
4. SETIA
Setia membuat sistem karier di sebuah perniagaan berjalan dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepun yang bertukar-tukar kerja. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pencen.
Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepun yang kebanyakan hanya mahu menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang (core business) perusahaan.
Bandar Hofu mungkin sebuah contoh yang nyata. Hofu dulunya adalah bandar industri yang ketinggalan dengan penduduk yang terlalu padat.
Kesetiaan penduduk untuk tetap bertahan (tidak pergi ke luar bandar) dan punya komitmen bersama untuk bekerja keras siang dan malam akhirnya mengubah Hofu menjadi bandar yang maju dan moden. Bahkan pada masa sekarang menjadi bandar industri terbaik dengan pengeluaran kendaraan mencapai 160,000 setahun.
5. INOVASI
Jepun bukan bangsa pembuatan, tapi orang Jepun mempunyai kelebihan dalam mengubah penemuan orang lain dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat.
Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perniagaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan mengubah model portable sebagai sebuah produk yang meletup selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu.
Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepun, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepun dengan inovasinya dapat mengembangkan industri kendaraan yang lebih cepat dan murah.Kereta yang dihasilkan juga relatif lebih murah, ringan, mudah dipandu, mudah dibaiki dan lebih jimat bahan bakar.
Perusahaan Matsushita Electric yang dulu terkenal dengan sebutan “maneshita” (peniru) punya legenda sendiri dengan mesin pembuat rotinya. Inovasi dan idea dari seorang engineernya bernama Ikuko Tanaka yang berinisiatif untuk meniru teknik pembuatan roti dari cheef di Osaka International Hotel, menghasilkan karya mesin pembuat roti (home bakery) berjenama Matsushita yang kemudian semakin terkenal.
6. PANTANG MENYERAH
Sejarah membuktikan bahawa Jepun termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kerajaan Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepun sangat tertinggal dalam teknologi.
Ketika pemulihan Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepun cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepun menyerah. Tidak hanya menjadi pengimport minyak,bijih besi dan kayu, bahkan 85% sumber tenaga Jepun berasal dari negara lain.
Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dari peristiwa bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kekalahan Jepun dalam perang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo. Ternyata Jepun tidak habis.
Dalam beberapa tahun berikutnya Jepun sudah berhasil membangun industri automotif dan bahkan juga keretapi laju (shinkansen) . Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang perniagaannya hancur dan hampir tersingkir dari perniagaan peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, bermula dari kosong untuk membangun industri sehingga menjadi empayar ampuh terkini.
Akio Morita juga awalnya menjadi bahan ketawa orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang kecil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya menjadi legenda dengan dengan Sony Walkmannya. YangCukup unik bahawa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan dibuat formula di Jepun dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan).
7. BUDAYA BACA
Jangan terperanjat kalau anda datang ke Jepun dan masuk ke densha (kereta elektrik), sebahagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau surat khabar. Tidak peduli duduk atau berdiri, ramai yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca.
Ramai penerbit yang mula membuat komik manga untuk mengisi di kurikulum sekolah.Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Budaya membaca orang Jepun juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (Bahasa Inggeris, Perancis, Jerman, dsb).
8. KERJASAMA
Budaya di Jepun tidak terlalu membuat kerja yang terlalu bersifat individualistik.Termasuk dalam menghasilkan pekerjaan, biasanya dengan hasil kerja berkumpulan tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, keadaan kampus juga seperti itu, mengerjakan tugas assignment biasanya juga dalam bentuk berkumpulan.
Kerja dalam kumpulan mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepun. Ada pepatah yang mengatakan bahawa “Seorang professor Jepun akan kalah dengan seorang professor Amerika, tetapi 10 orang professor Amerika tidak akan dapat mengalahkan 10 orang professor Jepun yang berkumpulan”.
Mesyuarat atau muafakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kumpulan. Keputusan strategi harus dibincangkan dalam “rin-gi”.
9. BERDIKARI
Sejak usia kecil, anak-anak dilatih untuk berdikari.Di Jepun setiap kanak-kanak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Semasa di kolej hampir sebagian besar tidak meminta belanja daripada ibu bapa mereka.
Mereka membuat kerja part time untuk belanja sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan wang, mereka “meminjam” wang kepada ibu bapa mereka yang nantinya mereka memulangkan di bulan berikutnya.
10. JAGA TRADISI
Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepun kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai sekarang.
Budaya minta maaf masih menjadi budaya orang Jepang.Sehingga zaman sekarang orang Jepun relatif menghindari berkata “tidak” untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain.
Pertanian merupakan tradisi dan aset penting di Jepun. Persaingan keras kerana adanya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya.
Mungkin seperti di atas 10 resepi berjaya yang dapat dirangkumkan. Bangsa Melayu mempunyai hampir semua resepi orang Jepun diatas, hanya mungkin kita belum mengasahnya dengan baik.
Kita yakin ada faktor “kesilapan teknik” yang membuatkan kita agak ketinggalan dalam teknologi dan ekonomi. Mari kita bersama mencari solusi untuk pelbagai masalah dewasa ini. Kita juga harus tetap mahu belajar dan menerima kebaikan dari siapapun, yang baik kita ikut tapi yang buruk kita hindari.
Posted @ www.isuhangat.net
http://www.isuhangat.net/2011/02/10-resepi-kejayaan-orang-jepun/#more-3765
Tuesday, February 15, 2011
PENDIDIKAN AGAMA BANTU HINDARI GEJALA RASUAH
DALAM kita menghadapi kehidupan di dunia ini, kita memerlukan pekerjaan yang halal bagi menyara dan meneruskan kehidupan kita. Dengan mengamalkan sifat jujur dan amanah, kita akan beroleh kejayaan kerana dengan sifat inilah kita akan dapat menghindarkan sebarang gejala yang tidak baik seperti amalan rasuah. Sifat yang menginginkan material semata-mata inilah antara faktor utama yang boleh membawa kepada keruntuhan negara dan masyarakat. Firman Allah Subhanahu Wataala dalam Surah Al-Baqarah ayat 172 yang tafsirannya:
"Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari benda-benda yang baik lagi halal yang telah Kami berikan kepada kamu, dan bersyukurlah kepada Allah, jika betul kamu hanya beribadat kepada-Nya."
Definisi
Rasuah disebut dalam bahasa Arab sebagai Ar-risywah atau Ar-rasywah yang membawa maksud sebagai penyambung yang dapat menghantarkan tujuan dengan harta sogokan. Definisi tersebut diambil dari kata asal rasuah Ar-rasya bermaksud tali timba yang digunakan untuk mengambil air perigi.
Adapun di dalam kitab Al-'Arus, rasuah bererti sesuatu yang diberikan oleh seseorang kepada hakim atau selainnya supaya menghukum sesuatu atau memikul sesuatu yang dimahukan oleh si pemberi.
Manakala dari segi istilah pula sesuatu yang diberikan untuk menyalahkan yang benar atau membenarkan yang sudah jelas salahnya.
Menurut Akta Pencegahan Rasuah Bab (2) Penggal 131, suapan adalah termasuk wang atau apa jua pemberian, pinjaman, upah, ganjaran berharga, harta benda lain atau kepentingan harta benda dalam apa jua bentuk sama ada wang boleh digerakkan atau tidak; jawatan, kehormatan, pekerjaan, kontrak, perkhidmatan atau perjanjian memberi pekerjaan; pembayaran, pembebasan, penjelasan atau penyelesaian apa jua pinjaman, tanggungjawab atau tanggungan sama ada sebahagian atau keseluruhannya; pulangan berharga, diskaun, komisyen, rebet dan bonus; menahan diri dari menuntut wang atau sesuatu yang bernilai wang atau barang berharga; bantuan, sokongan, persetujuan atau pengaruh; perkhidmatan lain, pertolongan atau faedah; tawaran, jaminan atau janji untuk memberi atau apa jua suapan seperti yang disebutkan di atas.
Hukum
Menurut syarak hukum rasuah adalah berdosa besar kerana ia termasuk dalam perkara memakan atau mengambil harta orang lain dengan jalan yang salah. Firman Allah Subhanahu Wataala dalam Surah Al-Baqarah ayat 188 tafsirannya:
"Dan janganlah kamu makan (atau mengambil) harta (orang lain) di antara kamu dengan jalan yang salah, dan janganlah kamu menghulurkan harta kamu (memberi rasuah) kepada hakim-hakim kerana hendak memakan (atau mengambil) sebahagian dari harta manusia dengan (berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui (salahnya)."
Dari ayat tersebut, Allah Subhanahu Wataala melarang makhluk-Nya memakan atau mengambil harta orang lain dengan jalan yang tidak betul. Amalan rasuah juga ada disebut oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis Baginda yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amru, beliau berkata: "Bersabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam: Laknat Allah ke atas pemberi rasuah dan penerima rasuah." Hadis riwayat Ibnu Majah.
Faktor
Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan rasuah itu boleh berlaku antaranya:
1/ Lemah pendidikan agama dan etika kerja.
2/ Tamak.
3/ Banyak berhutang.
4/ Ada keinginan dan ada peluang.
5/ Kepimpinan dan pentadbiran yang lemah.
6/ Faktor sosial yang menganggap rasuah sebagai cara hidup.
7/ Untuk mencapai cita-cita.
8/ Belanja hidup yang semakin meningkat.
9/ Suka hidup mewah melebihi pendapatan.
Kesan
Adalah menjadi tanggungjawab bagi seseorang individu atau masyarakat untuk mencegah gejala rasuah ini daripada terus merebak yang boleh menghancurkan keselamatan serta ekonomi negara kerana amalan rasuah mempunyai banyak kesan-kesan yang buruk antaranya:
Pertama:
Kesan terhadap individu.
i/ Kehilangan pekerjaan.
ii/ Kejatuhan moral atau maruah.
iii/ Menerima hukuman.
iv/ Menghancurkan keharmonian hidup berumahtangga.
v/ Keluarga terabai.
Kedua:
Kesan terhadap masyarakat
i/ Mengakibatkan ketidakadilan dengan membiarkan hak-hak orang lain.
ii/ Menggalakkan jenayah dan melindungi penjenayah.
iii/ Membebankan golongan orang yang susah.
iv/ Memburukkan lagi taraf kemiskinan kerana sumber-sumber yang telah ditetapkan bagi membantu rakyat miskin disalahgunakan.
Ketiga:
Kesan terhadap negara
i/ Menjejaskan kecekapan dan integriti pentadbiran.
ii/ Menjejaskan keselamatan.
iii/ Pembangunan yang tidak seimbang.
iv/ Kenaikan kos barangan dan perkhidmatan.
v/ Mengurangkan pendapatan negara.
vi/ Menurunkan kualiti dan produk kerja.
Penyelesaian
Gejala rasuah mestilah diselesaikan agar tidak berleluasa. Antara cara penyelesaian ialah seperti berikut:
- Menyebarkan kefahaman mengenai konsep Islam kepada masyarakat dengan memberikan penjelasan mengenai hukum dan reaksi Islam terhadap amalan rasuah.
- Memberikan pendidikan Islam sejak kecil lagi dengan membentuk mereka supaya menjadi orang yang beriman, bertakwa dan mulia.
- Membentuk individu agar mengamalkan sifat yang mulia seperti amanah, jujur dan ikhlas.
- Memperbanyakkan melakukan aktiviti-aktiviti keagamaan.
- Membersihkan jiwa dengan menanamkan kerohanian Islam.
- Menyediakan peruntukan akta atau undang-undang bagi membanteras gejala rasuah daripada lebih berleluasa.
Kita sering mendengar rasuah sering dikaitkan dengan orang yang menghadapi masalah kewangan akan tetapi itu bukanlah sebagai alasan semata-semata kerana apa yang kita dapati sekarang ini, amalan rasuah juga dilakukan oleh golongan yang berpendapatan sederhana dan tinggi. Hakikatnya, amalan rasuah tidak akan berlaku jika sekiranya seseorang itu berpegang kuat kepada ajaran Allah Subhanahu Wataala dan Rasul-Nya dengan sentiasa mengamalkan dan memantapkan lagi keimanan dalam jiwanya.
Oleh itu, adalah wajar bagi kita untuk sama-sama bekerjasama dalam membanteras gejala rasuah daripada merebak yang boleh mengakibatkan sesebuah organisasi menjadi kurang mantap dan membawa kemerosotan ekonomi. Dengan memberikan pendidikan agama Islam sejak kecil lagi adalah satu cara yang terbaik untuk menghindarkan diri dari gejala rasuah yang boleh merosakkan diri sendiri. Keimanan yang mantap dalam jiwa seseorang boleh menghindarkan perkara-perkara yang mungkar.
Dicatat oleh MOHAMAD FAUZI SAAD
http://fizziedotcom.blogspot.com/
"Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari benda-benda yang baik lagi halal yang telah Kami berikan kepada kamu, dan bersyukurlah kepada Allah, jika betul kamu hanya beribadat kepada-Nya."
Definisi
Rasuah disebut dalam bahasa Arab sebagai Ar-risywah atau Ar-rasywah yang membawa maksud sebagai penyambung yang dapat menghantarkan tujuan dengan harta sogokan. Definisi tersebut diambil dari kata asal rasuah Ar-rasya bermaksud tali timba yang digunakan untuk mengambil air perigi.
Adapun di dalam kitab Al-'Arus, rasuah bererti sesuatu yang diberikan oleh seseorang kepada hakim atau selainnya supaya menghukum sesuatu atau memikul sesuatu yang dimahukan oleh si pemberi.
Manakala dari segi istilah pula sesuatu yang diberikan untuk menyalahkan yang benar atau membenarkan yang sudah jelas salahnya.
Menurut Akta Pencegahan Rasuah Bab (2) Penggal 131, suapan adalah termasuk wang atau apa jua pemberian, pinjaman, upah, ganjaran berharga, harta benda lain atau kepentingan harta benda dalam apa jua bentuk sama ada wang boleh digerakkan atau tidak; jawatan, kehormatan, pekerjaan, kontrak, perkhidmatan atau perjanjian memberi pekerjaan; pembayaran, pembebasan, penjelasan atau penyelesaian apa jua pinjaman, tanggungjawab atau tanggungan sama ada sebahagian atau keseluruhannya; pulangan berharga, diskaun, komisyen, rebet dan bonus; menahan diri dari menuntut wang atau sesuatu yang bernilai wang atau barang berharga; bantuan, sokongan, persetujuan atau pengaruh; perkhidmatan lain, pertolongan atau faedah; tawaran, jaminan atau janji untuk memberi atau apa jua suapan seperti yang disebutkan di atas.
Hukum
Menurut syarak hukum rasuah adalah berdosa besar kerana ia termasuk dalam perkara memakan atau mengambil harta orang lain dengan jalan yang salah. Firman Allah Subhanahu Wataala dalam Surah Al-Baqarah ayat 188 tafsirannya:
"Dan janganlah kamu makan (atau mengambil) harta (orang lain) di antara kamu dengan jalan yang salah, dan janganlah kamu menghulurkan harta kamu (memberi rasuah) kepada hakim-hakim kerana hendak memakan (atau mengambil) sebahagian dari harta manusia dengan (berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui (salahnya)."
Dari ayat tersebut, Allah Subhanahu Wataala melarang makhluk-Nya memakan atau mengambil harta orang lain dengan jalan yang tidak betul. Amalan rasuah juga ada disebut oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis Baginda yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amru, beliau berkata: "Bersabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam: Laknat Allah ke atas pemberi rasuah dan penerima rasuah." Hadis riwayat Ibnu Majah.
Faktor
Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan rasuah itu boleh berlaku antaranya:
1/ Lemah pendidikan agama dan etika kerja.
2/ Tamak.
3/ Banyak berhutang.
4/ Ada keinginan dan ada peluang.
5/ Kepimpinan dan pentadbiran yang lemah.
6/ Faktor sosial yang menganggap rasuah sebagai cara hidup.
7/ Untuk mencapai cita-cita.
8/ Belanja hidup yang semakin meningkat.
9/ Suka hidup mewah melebihi pendapatan.
Kesan
Adalah menjadi tanggungjawab bagi seseorang individu atau masyarakat untuk mencegah gejala rasuah ini daripada terus merebak yang boleh menghancurkan keselamatan serta ekonomi negara kerana amalan rasuah mempunyai banyak kesan-kesan yang buruk antaranya:
Pertama:
Kesan terhadap individu.
i/ Kehilangan pekerjaan.
ii/ Kejatuhan moral atau maruah.
iii/ Menerima hukuman.
iv/ Menghancurkan keharmonian hidup berumahtangga.
v/ Keluarga terabai.
Kedua:
Kesan terhadap masyarakat
i/ Mengakibatkan ketidakadilan dengan membiarkan hak-hak orang lain.
ii/ Menggalakkan jenayah dan melindungi penjenayah.
iii/ Membebankan golongan orang yang susah.
iv/ Memburukkan lagi taraf kemiskinan kerana sumber-sumber yang telah ditetapkan bagi membantu rakyat miskin disalahgunakan.
Ketiga:
Kesan terhadap negara
i/ Menjejaskan kecekapan dan integriti pentadbiran.
ii/ Menjejaskan keselamatan.
iii/ Pembangunan yang tidak seimbang.
iv/ Kenaikan kos barangan dan perkhidmatan.
v/ Mengurangkan pendapatan negara.
vi/ Menurunkan kualiti dan produk kerja.
Penyelesaian
Gejala rasuah mestilah diselesaikan agar tidak berleluasa. Antara cara penyelesaian ialah seperti berikut:
- Menyebarkan kefahaman mengenai konsep Islam kepada masyarakat dengan memberikan penjelasan mengenai hukum dan reaksi Islam terhadap amalan rasuah.
- Memberikan pendidikan Islam sejak kecil lagi dengan membentuk mereka supaya menjadi orang yang beriman, bertakwa dan mulia.
- Membentuk individu agar mengamalkan sifat yang mulia seperti amanah, jujur dan ikhlas.
- Memperbanyakkan melakukan aktiviti-aktiviti keagamaan.
- Membersihkan jiwa dengan menanamkan kerohanian Islam.
- Menyediakan peruntukan akta atau undang-undang bagi membanteras gejala rasuah daripada lebih berleluasa.
Kita sering mendengar rasuah sering dikaitkan dengan orang yang menghadapi masalah kewangan akan tetapi itu bukanlah sebagai alasan semata-semata kerana apa yang kita dapati sekarang ini, amalan rasuah juga dilakukan oleh golongan yang berpendapatan sederhana dan tinggi. Hakikatnya, amalan rasuah tidak akan berlaku jika sekiranya seseorang itu berpegang kuat kepada ajaran Allah Subhanahu Wataala dan Rasul-Nya dengan sentiasa mengamalkan dan memantapkan lagi keimanan dalam jiwanya.
Oleh itu, adalah wajar bagi kita untuk sama-sama bekerjasama dalam membanteras gejala rasuah daripada merebak yang boleh mengakibatkan sesebuah organisasi menjadi kurang mantap dan membawa kemerosotan ekonomi. Dengan memberikan pendidikan agama Islam sejak kecil lagi adalah satu cara yang terbaik untuk menghindarkan diri dari gejala rasuah yang boleh merosakkan diri sendiri. Keimanan yang mantap dalam jiwa seseorang boleh menghindarkan perkara-perkara yang mungkar.
Dicatat oleh MOHAMAD FAUZI SAAD
http://fizziedotcom.blogspot.com/
TAUBAT SEORANG LELAKI
Suatu malam yang hening, kelihatan seorang lelaki berjalan-jalan di sekitar Madinah dalam keadaan lapar. Dia berhenti di luar sebuah rumah kerana terhidu bau makanan. Imannya belum cukup kuat untuk membuat pertimbangan yang waras dalam menyuluh tindak tanduknya. Kerana terliur dengan makanan itu, dia menyusup masuk ke dalam rumah tanpa izin tuan rumah tersebut.
Melihat makanan yang menyelerakan di satu sudut rumah, dia segera mencapainya. Tetapi tiba-tiba dia teringatkan sesuatu. Kata-kata yang didengarnya daripada Rasulullah s.a.w dalam satu majlis ilmu di Masjid Nabi siang tadi terlintas dibenaknya. Rasulullah berpesan, “Barangsiapa meninggalkan yang haram, dia akan mendapat yang halal.” Mengingatkan kata-kata itu, dia tidak jadi untuk mengambil makanan tadi. Dia hendak segera beredar, tetapi ada godaan lain pula. Telah terlihat olehnya barang kemas. Kalau dia ambil, tentu tidak ada siapa tahu. Segera barang kemas itu digenggamnya. Namun sekali lagi niat jahatnya dimatikan. Teringat lagi dia kepada pesan Rasulullah s.a.w, “Tinggalkan yang haram, dapat yang halal.”
Diletak kembali barang yang berharga itu. Haram mengambil barang milik orang lain. Namun, sebelum dia beredar…datang lagi satu godaan yang lebih besar. Dadanya berdebar kencang apabila melihat seorang wanita cantik sedang lena tidur di kamar peraduannya. Pintu kamar itu dilangkah masuk. Wanita itu dirapatinya. Tangannya menggeletar, peluh memercik membasahi tubuh. Nafsu membisikkan kata-kata indah untuknya. Berlaku perebutan nafsu dan bisikan kata-kata Rasulullah s.a.w, ” Tinggalkan yang haram, akan dapat yang halal.”
Akhirnya dia beristighfar dan perlahan-lahan beredar. Berkat pesanan Rasulullah s.a.w yang melekat di sanubarinya, dia berjaya mematahkan keinginan nafsunya. Kelegaan yang amat sangat terasa di hatinya apabila keluar dari rumah wanita tadi dan kemudian memijakkan kaki di Masjid Nabi.
Kerana berjaya dalam peperangan sengit mengalahkan nafsu yang mengajak kepada yang haram, dia diberi ketenangan yang luar biasa oleh Allah SWT.Seketika kemudian, subuh tiba. Selepas solat subuh berjemaah, lelaki itu merebahkan diri di masjid kerana terlalu mengantuk akibat berjaga semalaman. Apabila matahari telah meninggi, seorang wanita datang bertemu dengan Rasulullah s.a.w di masjid. Dia mengadu rumahnya dimasuki orang. Dia takut diganggu lagi, lalu memohon mendapakan seorang pengawal yang dapat menjaga harta bendanya. Setelah ditanya, rupanya si wanita itu seorang janda. Baginda memandang sekeliling kalau-kalau ada orang yang dapat menjaga wanita itu. Melihat lelaki yang sedang lena di suatu sudut masjid, baginda menemuinya. Ditanyakan siapakah gerangannya dan adakah dia telah beristeri. “Saya seorang duda,” jawab lelaki itu yang hidupnya kurang terurus selepas kematian isterinya. Baginda bertanya apakah kedua-dua janda dan duda itu bersetuju untuk dijodohkan. Mereka berdua tersipu malu.
Kerana terharu dengan pilihan Rasulullah s.a.w dan teringat perbuatannya malam tadi, lelaki itu tidak dapat menahan diri daripada menangis lalu menceritakan apa yang sebenarnya berlaku di rumah wanita tersebut. Lalu, dia bertaubat. Akhirnya Rasulullah s.a.w berkenan menikahkan lelaki dan wanita itu dengan disaksikan oleh para Sahabat. Demikianlah, berkat meninggalkan yang haram, dia mendapat yang halal sebagai gantinya. Kini, wanita cantik itu dan segala di dalam rumah itu menjadi halal baginya.
Dicatat oleh MOHAMAD FAUZI SAAD
http://fizziedotcom.blogspot.com/
Melihat makanan yang menyelerakan di satu sudut rumah, dia segera mencapainya. Tetapi tiba-tiba dia teringatkan sesuatu. Kata-kata yang didengarnya daripada Rasulullah s.a.w dalam satu majlis ilmu di Masjid Nabi siang tadi terlintas dibenaknya. Rasulullah berpesan, “Barangsiapa meninggalkan yang haram, dia akan mendapat yang halal.” Mengingatkan kata-kata itu, dia tidak jadi untuk mengambil makanan tadi. Dia hendak segera beredar, tetapi ada godaan lain pula. Telah terlihat olehnya barang kemas. Kalau dia ambil, tentu tidak ada siapa tahu. Segera barang kemas itu digenggamnya. Namun sekali lagi niat jahatnya dimatikan. Teringat lagi dia kepada pesan Rasulullah s.a.w, “Tinggalkan yang haram, dapat yang halal.”
Diletak kembali barang yang berharga itu. Haram mengambil barang milik orang lain. Namun, sebelum dia beredar…datang lagi satu godaan yang lebih besar. Dadanya berdebar kencang apabila melihat seorang wanita cantik sedang lena tidur di kamar peraduannya. Pintu kamar itu dilangkah masuk. Wanita itu dirapatinya. Tangannya menggeletar, peluh memercik membasahi tubuh. Nafsu membisikkan kata-kata indah untuknya. Berlaku perebutan nafsu dan bisikan kata-kata Rasulullah s.a.w, ” Tinggalkan yang haram, akan dapat yang halal.”
Akhirnya dia beristighfar dan perlahan-lahan beredar. Berkat pesanan Rasulullah s.a.w yang melekat di sanubarinya, dia berjaya mematahkan keinginan nafsunya. Kelegaan yang amat sangat terasa di hatinya apabila keluar dari rumah wanita tadi dan kemudian memijakkan kaki di Masjid Nabi.
Kerana berjaya dalam peperangan sengit mengalahkan nafsu yang mengajak kepada yang haram, dia diberi ketenangan yang luar biasa oleh Allah SWT.Seketika kemudian, subuh tiba. Selepas solat subuh berjemaah, lelaki itu merebahkan diri di masjid kerana terlalu mengantuk akibat berjaga semalaman. Apabila matahari telah meninggi, seorang wanita datang bertemu dengan Rasulullah s.a.w di masjid. Dia mengadu rumahnya dimasuki orang. Dia takut diganggu lagi, lalu memohon mendapakan seorang pengawal yang dapat menjaga harta bendanya. Setelah ditanya, rupanya si wanita itu seorang janda. Baginda memandang sekeliling kalau-kalau ada orang yang dapat menjaga wanita itu. Melihat lelaki yang sedang lena di suatu sudut masjid, baginda menemuinya. Ditanyakan siapakah gerangannya dan adakah dia telah beristeri. “Saya seorang duda,” jawab lelaki itu yang hidupnya kurang terurus selepas kematian isterinya. Baginda bertanya apakah kedua-dua janda dan duda itu bersetuju untuk dijodohkan. Mereka berdua tersipu malu.
Kerana terharu dengan pilihan Rasulullah s.a.w dan teringat perbuatannya malam tadi, lelaki itu tidak dapat menahan diri daripada menangis lalu menceritakan apa yang sebenarnya berlaku di rumah wanita tersebut. Lalu, dia bertaubat. Akhirnya Rasulullah s.a.w berkenan menikahkan lelaki dan wanita itu dengan disaksikan oleh para Sahabat. Demikianlah, berkat meninggalkan yang haram, dia mendapat yang halal sebagai gantinya. Kini, wanita cantik itu dan segala di dalam rumah itu menjadi halal baginya.
Dicatat oleh MOHAMAD FAUZI SAAD
http://fizziedotcom.blogspot.com/
Thursday, February 3, 2011
CINTA & IKUT Rasulullah sallAllahu 'alaihi wasallam
Oleh: al-bahanj
Oleh: Shahmuzir Nordzahir
Alhamdulillah. Allahumma solli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad. Amma ba’d.
Apabila tiba bulan Rabi’ul-awwal, di mana-mana pun masyarakat Muslim di seluruh dunia menyambut MaulidurRasul. MaulidurRasul disambut bagi memperingati tarikh kelahiran insan mulia, iaitu Nabi Muhammad sallAllahu ‘alaihi wasallam.
Walaupun terdapat perbezaan pendapat di kalangan para ulama’ berkenaan tarikh sebenar kelahiran Nabi Muhammad sallAllahu ‘alaihi wasallam, namun rata-rata masyarakat kita telah menerima bahawa 12 Rabi’ul-awwal merupakan tarikh lahirnya Baginda ke dunia ini. Kelahiran Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam membawa bersamanya rahmat ke seluruh alam.
Di dalam kitab ar-Rahiq al-Makhtum karangan Sheikh Safiyyu al-Rahman al-Mubarakfuri menyatakan bahawa tarikh kelahiran Nabi Muhammad sallAllahu ’alaihi wasallam adalah pada hari Isnin, 9 Rabi’ul-awwal tahun pertama peristiwa gajah. Ia juga bersamaan 20 atau 22 April 571 (M).
Sebahagian ulama’ ada yang mengatakan bahawa menyambut maulid ar-Rasul hukumnya harus, ada yang kata sunnat dan malah ada juga yang mengatakan ia bid’ah. Saya secara peribadi lebih cenderung untuk tidak meraikannya kerana Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam tidak pernah menyuruh kita menyambutnya, dan malah para Sahabat Baginda radhiAllahu ‘anhum ajmain juga tidak meraikannya, sedangkan merekalah insan-insan yang tersangat cinta dan malah sanggup berkorban nyawa dan harta untuk perjuangan Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam.
Namun, jika masyarakat sekitar meraikannya dengan mengadakan ceramah dan kuliah maulidurRasul, saya juga turut hadir untuk mendapat peluang refresh sejarah kehidupan Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam. Pada waktu inilah, kebanyakan masjid dan surau akan mengadakan kuliah-kuliah dan ceramah-ceramah bagi mengajak ummat ISLAM mengenang kembali perjuangan Nabi dan mengambil pengajaran daripadanya. Selagi tidak berlebih-lebihan dan membazir, insyaALLAH ia program yang makruf. Mudah-mudahan kita mendapat manfaat daripada sambutan maulidurRasul yang disambut, insyaALLAH.
Perkara yang lebih utama dari menyambut hari kelahiran Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam sebenarnya ialah untuk kita menerapkan rasa cinta dan ikut sunnah Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam. Perkara inilah yang lebih penting. Bahkan, syarak telah menetapkan bahawa mencintai Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam adalah sebahagian daripada kewajipan seorang muslim.
Anas bin Malik radhAllahu ‘anhu berkata bahawa Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam bersabda yang maksudnya:
“Tidak sempurna iman seseorang sehingga dia mencintaiku lebih daripada ibubapa, anaknya dan seluruh ummat manusia.” - Hadith Riwayat al-Bukhari dan Muslim.
Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam telah dipilih ALLAH subhanahu wata’ala sebagai Pesuruh dan KekasihNYA. Kita sebagai muslim wajib mencintai insan yang paling dicintai dan diredhai ALLAH. Inilah peringkat cinta yang tertinggi di kalangan makhluq.
Betapa Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam telah banyak berkorban dan menghadapi pelbagai dugaan dalam berjuang untuk menyampaikan nikmat ISLAM dan IMAN yang kita perolehi saat ini.
Baginda pernah dipukul, disakiti, dicela, dimaki dan dipulaukan oleh orang yang paling hampir dengannya. Namun, Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam tetap tidak berganjak dari misi menyampaikan wahyu kepada ummatnya.
Sanggupkah kita melalui perkara yang sama seperti Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam? Banyak benar telah Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam lakukan untuk kita. Oh, Rasulullah… kami cinta padamu!!!
Ungkapan cinta tidak memadai untuk kita menunjukkan rasa cinta kepada Baginda. Malah cinta sahaja tidak mencukupi. Kita mesti menerapkan al-hubbu wa ittiba’ iaitu cinta dan ikut. Sebagai seorang muslim sejati, mencintai Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam perlu disertai dengan ikut sunnah yang Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam tinggalkan.
Jika kita sekadar cinta tetapi tidak ikut, seakan samalah kita seperti Abu Talib yang mencintai Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam. Abu Talib adalah bapa saudara Nabi yang banyak berjasa kepada Baginda. Tetapi sayang sekali, seruan Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam tidak mahu diterimanya. Sikap seperti ini ramai dimiliki oleh ahli masyarakat. Mereka mempunyai rasa cinta kepada Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam. Mereka marah dan berang apabila ada pihak mengutuk, mengejek, mengkeji dan memperlekehkan Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam. Tetapi yang sedihnya, dalam masa yang sama mereka tidak pula menurut perintah-perintah ALLAH melalui seruan Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam. Cinta sebegini tidak diterima sebagai cintakan Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam.
Jika sekadar ikut dan tidak cinta pula, samalah kita dengan para munafiqun yang berlegar-legar di sekeliling Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam. Mereka ikut Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam, malah melakukan beberapa sunnah, tetapi di dalam hati mereka tidak mencintai pun Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam, malah mempunyai niat buruk kepada Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam. Perbuatan seperti ini juga tertolak.
Seorang muslim mesti mempunyai kedua-duanya. Iaitu cinta dan ikut sunnah (al-hubbu wa ittiba’ as-sunnah).
Bagaimana cara kita meluahkan rasa cinta kita kepada Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam?
1. Kenali Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam
Kisah-kisah Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam yang kita pelajari sejak di bangku sekolah sepatutnya telah menjadikan kita mengenali peribadi Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam. Daripada kisah-kisah tersebut, banyak yang telah kita ketahui betapa pengorbanan dan perjuangan Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam untuk menyampaikan seruan ALLAH subhanahu wata’ala sangat berat dan besar jasanya kepada kita semua.
Dengan mengenali kisah Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam, pasti akan terbit rasa cinta. Orang kata, “Tak kenal, maka tak cinta”. Jadi, untuk menerbitkan rasa cinta, kita perlu menyelidiki sifat peribadi dan sejarah kehidupan Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam. InsyaALLAH, melalui buku-buku, ceramah, kuliah dan lain-lain sumber banyak boleh didapati akan mengenalkan kita kepada insan yang mulia ini. Dalam ceramah-ceramah maulidurRasul juga dapat kita ambil manfaat untuk refresh apa yang kita lupa dan mengambil ilmu dari para penceramah yang ‘alim, insyaALLAH.
2. Bersolawat
Ummat ISLAM disuruh untuk bersolawat kepada Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam.
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” al-Ahzab: 56.
Barangsiapa yang berselawat keatasku sekali, nescaya Allah akan berselawat keatasnya 10 kali ganda – (HR Muslim)
Sentiasalah bersolawat ke atas Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam. Tatkala lapang atau sibuk, getarkanlah lidah kita dengan bersolawat ke atas Baginda. Solawat iaitu do’a kesejahteraan kepada Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam adalah cara yang paling sesuai untuk kita menerapkan dan menyuburkan rasa cinta kepada Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam.
Solawat Ibrahimiyyah iaitu seperti solawat yang dibaca tatkala tasyahud dalam solat sangat disarankan membacanya kerana ia telah diajarkan oleh Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam dan dikatakan ia adalah ungkapan solawat yang disukai Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam.
3. Menghidupkan sunnah.
Hendaklah kita cuba sedaya upaya untuk mengamalkan segala sunnah Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam samada dari segi perkataan mahupun amalan. Apa yang disuruh Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam hendaklah kita sungguh-sungguh cuba melaksanakannya.
Pada susuk tubuh dan akhlaq Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam terdapat banyak tauladan dan kebaikan yang boleh kita ambil. Firman ALLAH yang maksudnya:
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” Surah al-Ahzab: 21.
Hendaklah kita pegang sungguh-sungguh akan sunnah Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam dan menjadikan ia sebagai pedoman dalam menghadapi cabaran kehidupan. InsyaALLAH, dengan mengikuti sunnah kita akan selamat. Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam telah bersabda yang maksudnya:
“Sesungguhnya aku telah tinggalkan di antara kalian sesuatu yang jika kalian berpegang teguh dengannya, maka kalian tidak akan tersesat selamanya; iaitu kitabullah dan sunnah NabiNYA.” (Disahihkan oleh Al-Hakim)
“Barangsiapa yang membenci sunnahku, maka dia bukan termasuk golonganku” (HR Muttafaqun ‘alaih)
“Aku berwasiat kepadamu agar bertakwa kepada Allah ‘Azza wajalla, agar mendengar, taat dan patuh meskipun pemimpinmu seorang budak. Barangsiapa hidup panjang umur dari kamu maka dia akan melihat banyak silang-sengketa. Berpeganglah kepada sunnahku dan sunnah-sunnah khulafaur rasyidin yang mendapat petunjuk dan hidayah (sesudahku). Gigitlah kuat-kuat dengan gigi gerahammu. Waspadalah terhadap ciptaan persoalan-persoalan baru. Sesungguhnya tiap bid’ah mengandung kesesatan.” (HR. Tirmidzi)
Segala pesanan dan perintah Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam wajib untuk kita ta’at dan amalkan. Perintah, pesanan dan nasihat Baginda s.a.w boleh kita ikuti melalui pembacaan buku-buku hadith yang banyak di pasaran. Cara Baginda s.a.w bercakap, berjalan, makan, minum, bergurau, gelak, berpakaian, berniaga, berjiran, bermasyarakat, berumahtangga, bernegara dan sebagainya wajar diambil untuk diamalkan di dalam kehidupan kita.
Nescaya, hidup kita akan sejahtera, berkat dan lebih bermakna sekiranya sunnah-sunnah Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam diamalkan dalam kehidupan seharian.Mudah-mudahan MaulidurRasul yang ramai di kalangan kita raikan ini dapat membuka minda dan mencetus keazaman untuk mencintai dan mengikuti sunnah Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam. Semoga kita semua tergolong dalam kalangan ummat Baginda s.a.w yang beruntung dan diberi syafaat di akhirat kelak, amin.
- www.muzir.wordpress.com
Dipetik dari: muzir.wordpress.com"
http://www.tranungkite.net/v11/modules.php?name=News&file=article&sid=3160
Oleh: Shahmuzir Nordzahir
Alhamdulillah. Allahumma solli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad. Amma ba’d.
Apabila tiba bulan Rabi’ul-awwal, di mana-mana pun masyarakat Muslim di seluruh dunia menyambut MaulidurRasul. MaulidurRasul disambut bagi memperingati tarikh kelahiran insan mulia, iaitu Nabi Muhammad sallAllahu ‘alaihi wasallam.
Walaupun terdapat perbezaan pendapat di kalangan para ulama’ berkenaan tarikh sebenar kelahiran Nabi Muhammad sallAllahu ‘alaihi wasallam, namun rata-rata masyarakat kita telah menerima bahawa 12 Rabi’ul-awwal merupakan tarikh lahirnya Baginda ke dunia ini. Kelahiran Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam membawa bersamanya rahmat ke seluruh alam.
Di dalam kitab ar-Rahiq al-Makhtum karangan Sheikh Safiyyu al-Rahman al-Mubarakfuri menyatakan bahawa tarikh kelahiran Nabi Muhammad sallAllahu ’alaihi wasallam adalah pada hari Isnin, 9 Rabi’ul-awwal tahun pertama peristiwa gajah. Ia juga bersamaan 20 atau 22 April 571 (M).
Sebahagian ulama’ ada yang mengatakan bahawa menyambut maulid ar-Rasul hukumnya harus, ada yang kata sunnat dan malah ada juga yang mengatakan ia bid’ah. Saya secara peribadi lebih cenderung untuk tidak meraikannya kerana Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam tidak pernah menyuruh kita menyambutnya, dan malah para Sahabat Baginda radhiAllahu ‘anhum ajmain juga tidak meraikannya, sedangkan merekalah insan-insan yang tersangat cinta dan malah sanggup berkorban nyawa dan harta untuk perjuangan Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam.
Namun, jika masyarakat sekitar meraikannya dengan mengadakan ceramah dan kuliah maulidurRasul, saya juga turut hadir untuk mendapat peluang refresh sejarah kehidupan Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam. Pada waktu inilah, kebanyakan masjid dan surau akan mengadakan kuliah-kuliah dan ceramah-ceramah bagi mengajak ummat ISLAM mengenang kembali perjuangan Nabi dan mengambil pengajaran daripadanya. Selagi tidak berlebih-lebihan dan membazir, insyaALLAH ia program yang makruf. Mudah-mudahan kita mendapat manfaat daripada sambutan maulidurRasul yang disambut, insyaALLAH.
Perkara yang lebih utama dari menyambut hari kelahiran Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam sebenarnya ialah untuk kita menerapkan rasa cinta dan ikut sunnah Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam. Perkara inilah yang lebih penting. Bahkan, syarak telah menetapkan bahawa mencintai Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam adalah sebahagian daripada kewajipan seorang muslim.
Anas bin Malik radhAllahu ‘anhu berkata bahawa Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam bersabda yang maksudnya:
“Tidak sempurna iman seseorang sehingga dia mencintaiku lebih daripada ibubapa, anaknya dan seluruh ummat manusia.” - Hadith Riwayat al-Bukhari dan Muslim.
Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam telah dipilih ALLAH subhanahu wata’ala sebagai Pesuruh dan KekasihNYA. Kita sebagai muslim wajib mencintai insan yang paling dicintai dan diredhai ALLAH. Inilah peringkat cinta yang tertinggi di kalangan makhluq.
Betapa Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam telah banyak berkorban dan menghadapi pelbagai dugaan dalam berjuang untuk menyampaikan nikmat ISLAM dan IMAN yang kita perolehi saat ini.
Baginda pernah dipukul, disakiti, dicela, dimaki dan dipulaukan oleh orang yang paling hampir dengannya. Namun, Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam tetap tidak berganjak dari misi menyampaikan wahyu kepada ummatnya.
Sanggupkah kita melalui perkara yang sama seperti Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam? Banyak benar telah Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam lakukan untuk kita. Oh, Rasulullah… kami cinta padamu!!!
Ungkapan cinta tidak memadai untuk kita menunjukkan rasa cinta kepada Baginda. Malah cinta sahaja tidak mencukupi. Kita mesti menerapkan al-hubbu wa ittiba’ iaitu cinta dan ikut. Sebagai seorang muslim sejati, mencintai Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam perlu disertai dengan ikut sunnah yang Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam tinggalkan.
Jika kita sekadar cinta tetapi tidak ikut, seakan samalah kita seperti Abu Talib yang mencintai Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam. Abu Talib adalah bapa saudara Nabi yang banyak berjasa kepada Baginda. Tetapi sayang sekali, seruan Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam tidak mahu diterimanya. Sikap seperti ini ramai dimiliki oleh ahli masyarakat. Mereka mempunyai rasa cinta kepada Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam. Mereka marah dan berang apabila ada pihak mengutuk, mengejek, mengkeji dan memperlekehkan Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam. Tetapi yang sedihnya, dalam masa yang sama mereka tidak pula menurut perintah-perintah ALLAH melalui seruan Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam. Cinta sebegini tidak diterima sebagai cintakan Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam.
Jika sekadar ikut dan tidak cinta pula, samalah kita dengan para munafiqun yang berlegar-legar di sekeliling Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam. Mereka ikut Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam, malah melakukan beberapa sunnah, tetapi di dalam hati mereka tidak mencintai pun Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam, malah mempunyai niat buruk kepada Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam. Perbuatan seperti ini juga tertolak.
Seorang muslim mesti mempunyai kedua-duanya. Iaitu cinta dan ikut sunnah (al-hubbu wa ittiba’ as-sunnah).
Bagaimana cara kita meluahkan rasa cinta kita kepada Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam?
1. Kenali Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam
Kisah-kisah Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam yang kita pelajari sejak di bangku sekolah sepatutnya telah menjadikan kita mengenali peribadi Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam. Daripada kisah-kisah tersebut, banyak yang telah kita ketahui betapa pengorbanan dan perjuangan Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam untuk menyampaikan seruan ALLAH subhanahu wata’ala sangat berat dan besar jasanya kepada kita semua.
Dengan mengenali kisah Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam, pasti akan terbit rasa cinta. Orang kata, “Tak kenal, maka tak cinta”. Jadi, untuk menerbitkan rasa cinta, kita perlu menyelidiki sifat peribadi dan sejarah kehidupan Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam. InsyaALLAH, melalui buku-buku, ceramah, kuliah dan lain-lain sumber banyak boleh didapati akan mengenalkan kita kepada insan yang mulia ini. Dalam ceramah-ceramah maulidurRasul juga dapat kita ambil manfaat untuk refresh apa yang kita lupa dan mengambil ilmu dari para penceramah yang ‘alim, insyaALLAH.
2. Bersolawat
Ummat ISLAM disuruh untuk bersolawat kepada Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam.
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” al-Ahzab: 56.
Barangsiapa yang berselawat keatasku sekali, nescaya Allah akan berselawat keatasnya 10 kali ganda – (HR Muslim)
Sentiasalah bersolawat ke atas Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam. Tatkala lapang atau sibuk, getarkanlah lidah kita dengan bersolawat ke atas Baginda. Solawat iaitu do’a kesejahteraan kepada Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam adalah cara yang paling sesuai untuk kita menerapkan dan menyuburkan rasa cinta kepada Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam.
Solawat Ibrahimiyyah iaitu seperti solawat yang dibaca tatkala tasyahud dalam solat sangat disarankan membacanya kerana ia telah diajarkan oleh Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam dan dikatakan ia adalah ungkapan solawat yang disukai Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam.
3. Menghidupkan sunnah.
Hendaklah kita cuba sedaya upaya untuk mengamalkan segala sunnah Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam samada dari segi perkataan mahupun amalan. Apa yang disuruh Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam hendaklah kita sungguh-sungguh cuba melaksanakannya.
Pada susuk tubuh dan akhlaq Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam terdapat banyak tauladan dan kebaikan yang boleh kita ambil. Firman ALLAH yang maksudnya:
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” Surah al-Ahzab: 21.
Hendaklah kita pegang sungguh-sungguh akan sunnah Baginda sallAllahu ‘alaihi wasallam dan menjadikan ia sebagai pedoman dalam menghadapi cabaran kehidupan. InsyaALLAH, dengan mengikuti sunnah kita akan selamat. Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam telah bersabda yang maksudnya:
“Sesungguhnya aku telah tinggalkan di antara kalian sesuatu yang jika kalian berpegang teguh dengannya, maka kalian tidak akan tersesat selamanya; iaitu kitabullah dan sunnah NabiNYA.” (Disahihkan oleh Al-Hakim)
“Barangsiapa yang membenci sunnahku, maka dia bukan termasuk golonganku” (HR Muttafaqun ‘alaih)
“Aku berwasiat kepadamu agar bertakwa kepada Allah ‘Azza wajalla, agar mendengar, taat dan patuh meskipun pemimpinmu seorang budak. Barangsiapa hidup panjang umur dari kamu maka dia akan melihat banyak silang-sengketa. Berpeganglah kepada sunnahku dan sunnah-sunnah khulafaur rasyidin yang mendapat petunjuk dan hidayah (sesudahku). Gigitlah kuat-kuat dengan gigi gerahammu. Waspadalah terhadap ciptaan persoalan-persoalan baru. Sesungguhnya tiap bid’ah mengandung kesesatan.” (HR. Tirmidzi)
Segala pesanan dan perintah Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam wajib untuk kita ta’at dan amalkan. Perintah, pesanan dan nasihat Baginda s.a.w boleh kita ikuti melalui pembacaan buku-buku hadith yang banyak di pasaran. Cara Baginda s.a.w bercakap, berjalan, makan, minum, bergurau, gelak, berpakaian, berniaga, berjiran, bermasyarakat, berumahtangga, bernegara dan sebagainya wajar diambil untuk diamalkan di dalam kehidupan kita.
Nescaya, hidup kita akan sejahtera, berkat dan lebih bermakna sekiranya sunnah-sunnah Rasulullah sallAllahu ‘alaihi wasallam diamalkan dalam kehidupan seharian.Mudah-mudahan MaulidurRasul yang ramai di kalangan kita raikan ini dapat membuka minda dan mencetus keazaman untuk mencintai dan mengikuti sunnah Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam. Semoga kita semua tergolong dalam kalangan ummat Baginda s.a.w yang beruntung dan diberi syafaat di akhirat kelak, amin.
- www.muzir.wordpress.com
Dipetik dari: muzir.wordpress.com"
http://www.tranungkite.net/v11/modules.php?name=News&file=article&sid=3160
Subscribe to:
Posts (Atom)
Hidupkan demokrasi rakyat.
Puliharalah kepercayaan rakyat terhadap pemimpin demi demokrasi rakyat dari rakyat untuk rakyat.