"Setidaknya dua kali gempa tercatat dalam riwayat hadits Nabi. Yang pertama di Mekah. Dan kedua di Madinah.
Pertama, dalam hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Ibnu Kuzaimah, ad-Daruquthni, dan lainnya dari Utsman bin Affan bahwa dia berkata,
Apakah kalian tahu Rasulullah pernah berada di atas Gunung Tsabir di Mekah. Bersama beliau; Abu Bakar, Umar dan saya. Tiba-tiba gunung berguncang hingga bebatuannya berjatuhan. Maka Rasulullah menghentakkan kakinya dan berkata: Tenanglah Tsabir! Yang ada di atasmu tidak lain kecuali Nabi, Shiddiq dan dua orang Syahid.”
Kedua, hadits shahih yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik, dia berkata:
“Nabi naik ke Uhud bersamanya Abu Bakar, Umar dan Utsman. Tiba-tiba gunung berguncang. Maka Nabi menghentakkan kakinya dan berkata: Tenanglah Uhud! Yang ada di atasmu tiada lain kecuali Nabi, Shiddiq dan dua orang syahid.”
Di antara pelajaran besar dalam dua riwayat di atas bahwa ternyata gunung tidak layak berguncang saat ada 4 manusia terbaik ada di atasnya. Nabi harus menghentakkan kaki dan mengeluarkan perintah kepada gunung untuk menghentikan guncangan tersebut.
Di sinilah pelajaran besarnya bagi kita sebagai analisa pertama tentang gempa. Bahwa keberadaan orang-orang shaleh di sebuah masyarakat membuat bumi tidak layak berguncang. Kriteria keshalehan sangat spesifik disebutkan dalam riwayat tersebut. Untuk kita, hanya tinggal dua pilihan mengingat sudah tidak ada lagi nabi. Yaitu: Shiddiq. Kriteria utama Abu Bakar adalah beriman tanpa ada rasa keraguan sedikit pun. Dan Syahid. Mereka yang meninggal fi sabilillah.
Jika manusia dengan dua kriteria itu masih banyak yang hidup di atas bumi, maka bumi tidak layak gempa. Sebaliknya, gempa terjadi manakala bumi telah sepi dari keberadaan orang-orang dengan keimanan tanpa ada kabut keraguan dan orang-orang yang meninggal fi sabilillah.
Dalam riwayat mursal yang disebutkan oleh Ibnu Abid Dun-ya, setelah Rasulullah menenangkan guncangan beliau berkata kepada para shahabat,
“Sesungguhnya Tuhan kalian sedang menegur kalian, maka ambillah pelajaran!”
Gempa di Mata Umar bin Khattab radhiallahu anhu
Gempa juga tercatat pernah terjadi di Masa kekhilafahan Umar, sebagaimana yang disampaikan dalam riwayat Ibnu Abid Dun-ya dalam Manaqib Umar. Madinah sebagai pusat pemerintahan kembali berguncang. Umar menempelkan tangannya ke tanah dan berkata kepada bumi, “Ada apa denganmu?” Dan inilah pernyataan sang pemimpin tertinggi negeri muslim itu kepada masyarakat pasca gempa,
“Wahai masyarakat, tidaklah gempa ini terjadi kecuali karena ada sesuatu yang kalian lakukan. Alangkah cepatnya kalian melakukan dosa. Demi yang jiwaku ada di tangan-Nya, jika terjadi gempa susulan, aku tidak akan mau tinggal bersama kalian selamanya!”
Kembali, generasi terbaik itu mengajarkan ilmu mulia bahwa gempa terjadi karena dosa yang dilakukan oleh masyarakat. Umar dengan tegas menyatakan itu. Lebih tegas lagi saat dia bersumpah bahwa jika terjadi gempa susulan, Umar akan meninggalkan Madinah. Karena itu artinya dosa kembali dikerjakan dan tidak kunjung ditaubati.
Shahabat Ka’ab bin Malik mempunyai pendapat yang mirip dengan Umar bin Khattabh. Inilah pernyataan lengkapnya tentang gempa,
“Tidaklah bumi berguncang kecuali karena ada maksiat-maksiat yang dilakukan di atasnya. Bumi gemetar karena takut Rab nya azza wajalla melihatnya.”
Ka’ab menyebut bahwa guncangan bumi adalah bentuk gemetarannya bumi karena takut kepada Allah yang Maha Melihat kemaksiatan dilakukan di atas bumi-Nya.
Gempa di Mata Ummul Mukminin Aisyah radhiallahu anha
Inilah pelajaran yang diberikan oleh guru besar para shahabat dan tabi’in sepeninggal Nabi selama 47 tahun; Aisyah istri Nabi, seperti yang disampaikan oleh Ibnu Qayyim dalam kitabnya al-Jawabul Kafi.
Suatu saat Anas bin Malik bersama seseorang lainnya mendatangi Aisyah. Orang yang bersama Anas itu bertanya kepada Aisyah: Wahai Ummul Mukminin jelaskan kepadaku tentang gempa.
Aisyah menjelaskan,
“Jika mereka telah menghalalkan zina, meminum khamar dan memainkan musik. Allah azza wajalla murka di langit-Nya dan berfirman kepada bumi: guncanglah mereka. Jika mereka taubat dan meninggalkan (dosa), atau jika tidak, Dia akan menghancurkan mereka.
Orang itu bertanya kembali: Wahai Ummul Mukminin, apakah itu adzab bagi mereka?
Aisyah menjawab, “Nasehat dan rahmat bagi mukminin. Adzab dan kemurkaan bagi kafirin.”
Anas berkata: Tidak ada perkataan setelah perkataan Rasul yang paling mendatangkan kegembiraan bagiku melainkan perkataan ini.
Sangat gamblang dan jelas penjelasan Ummul Mukminin Aisyah tentang penyebab spiritual gempa. Tiga dosa yang semuanya marak di zaman kita ini. Khusus untuk dosa yang pertama, Aisyah menggunakan kata istabahu yang artinya masyarakat telah menganggap zina itu mubah[perkare biase]. Zina tidak hanya dilakukan, tetapi telah dianggap mubah. Dari ucapan, tindakan, kebijakan sebuah masyarakat bisa dibaca bahwa mereka yang telah meremehkan dosa zina, memang layak dihukum dengan gempa.
Inilah Kesimpulannya…
Dari semua pernyataan hamba-hamba terbaik Allah di muka bumi ini tentang gempa, ternyata penyebab spiritual gempa adalah sebagai berikut:
1. Sedikitnya orang-orang shiddiq [jujur dan amanah ] dan syahid yang tinggal di atas muka bumi
2. Masyarakat telah menghalalkan zina
3. Masyarakat telah mengkonsumsi khamar (narkoba)
4. Masyarakat telah memainkan muzik tanpa memikirkan larangan ALLah
Dan Inilah 4 Solusi dari Khalifah Adil…
Umar bin Abdul Aziz yang memerintah tahun 99 H – 101 H dengan prestasi fantastik dalam memakmurkan masyarakatnya hanya dalam 29 itu memberikan solusi terhadap gempa. Hal ini berawal dari gempa yang terjadi di zaman pemerintahannya. Selepas gempa mengguncang, Umar bin Abdul Aziz segera menulis surat instruksi kepada semua jajaran pejabatnya di seluruh negeri kekuasaannya. Dan inilah instruksinya,
“Gempa ini adalah sesuatu yang Allah azza wajalla gunakan untuk menegur hamba-hamba-Nya. Saya telah menulis perintah ke seluruh wilayah agar mereka keluar pada hari yang telah ditentukan pada bulan yang telah ditentukan, siapa yang mempunyai sesuatu maka bershadaqahlah karena Allah berfirman,
Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman),dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia shalat. (Qs. Al-A’la: 14-15)
Dan katakanlah sebagaimana Adam berkata,“Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (Qs. Al-A’raf: 23)
Dan katakanlah sebagaimana Nuh berkata,“Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi.” (Qs. Hud: 47)
Dan katakanlah sebagaimana Yunus berkata,“Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.” (Qs. Al-Anbiya’: 87)
http://thepeace08.blogspot.com/2011/03/gempa-bumi-di-zaman-rasulullah-saw.html
http://www.tranungkite.net/v11/modules.php?name=News&file=article&sid=4164
Monday, March 21, 2011
Monday, March 14, 2011
Gempa Bumi Dan Tsunami Dalam Al-Quran
"Kalau kita cari perkataan gempa bumi dalam Al Quran, perkataan gempa bumi secara tegas dinyatakan sebanyak 4 kali, iaitu pada Surah Al A’raaf (ayat; 78, 91 dan 155) dan Surah Al-Ankabut ayat 37. Dalam Surah Al An’aam ayat 65 kalimat gempa bumi hanya ditemui dalam penjelasan ayat.
Seterusnya kalau dikembangkan lagi dengan perkataan “Bumi bergoncang”, maka akan ditemui sebanyak 4 kali juga, iaitu pada Surah Ar Ra’d ayat 31, Al Waaqi’ah ayat 4, Surah Al Fajr ayat 21 dan Surah Al Zalzalah ayat 1.
Seterusnya dari laporan Integreted Tsunami Database for the Pacific menjelaskan bahawa gempa bumi bumi telah mula tercatat pada tahun 416 sehingga sekarang. Keadaan ini menunjukkan bahawa jauh sebelum itu,Al Quran telah menjelaskan tentang peristiwa gempa bumi.
Secara etimologi,definisi gempa bumi adalah merupakan peristiwa alam, terjadi secara mendadak, kerana pelepasan energi, akibat daripada pergeseran relatif batuan/lempeng tektonik/kerak bumi.
Merujuk kepada definisi tersebut, maka dalam Al Quran dalam Surah Al Zalzalah ayat 1 dan 2, secara jelas dikatakan Apabila bumi digoncangkan dengan goncangannya (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung) nya,
Berkenaan dengan Tsunami pula, sudah pasti perkataan Tsunami tidak akan kita temui dalam Al Quran, kerana tsunami berasal dari bahasa Jepun iaitu (tsu = pelabuhan, nami = gelombang laut), tetapi kalau dihubungkan dengan definisi tsunami itu sendiri adalah sebagai gelombang laut dengan jangka masa panjang yang ditimbulkan oleh gangguan impulsif dari dasar laut, tsunami ini menimbulkan gelombang besar ke kawasan pantai.
Memerhatikan definisi dari tsunami tersebut, maka dalam Al Quran akan ditemui 2 ayat iaitu dalam Surah Al Infithar ayat 3,”dan apabila lautan menjadi meluap” dan Surah At Takwiir ayat 6 “dan apabila laut dipanaskan”. Makna kedua Surah tersebut, adalah menegaskan, dimana laut akan meluap kerana kerana adanya proses pemanasan didasar bumi.
Menurut teori, gangguan implusif adalah seperti gempa bumi tektonik, erupsi volkanik, dan gelongsoran (land slide). Tsunami menyebabkan terjadinya bencana di darat dan dilaut, sebagaimana yang dijelaskan pada Surah Al An’am ayat 63, dimana Allah menanyakan kepada manusia iaitu,
Katakanlah: “Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut?.
Fenomena terjadinya patahan, dan terbentuknya gunung-gunung akibat pergerakan kerak bumi ini dapat ditemui dalam Al Quran pada 1). Surah Ar Ra’du ayat 41
“dan apakah mereka tidak melihat bahawa sesungguhnya Kami mendatangkan daerah-daerah, lalu Kami kurangi daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya? Dan Allah menetapkan hukum (menurut kehendakNya), tidak ada yang dapat menolak ketetapanNya; dan Dia-lah Yang Maha cepat hisabNya”.
Surah An Naba ayat 6 dan 7, iaitu
“Bukankah kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan? Dan gunung-gunung sebagai pasak?
Manusia diseru dalam Surah Thaha ayat 81, iaitu
“Makanlah di antara rezeki yang baik yang telah Kami berikan kepadamu, dan janganlah melampaui batas padanya, yang menyebabkan kemurkaanKu menimpamu. Dan barangsiapa ditimpa oleh kemurkaanKu, maka sesungguhnya binasalah ia”.
Pesanan Allah ini selalu diabaikan oleh manusia, sehingga terjadinya sumber daya yang berlebihan, contohnya pengeluaran minyak bumi, gas cairdan sebagainya, sehingga telah menimbulkan kesan kepada generasi berikutnya.
Bukan saja eksploitasi terhadap sumberdaya yang dilakukan oleh manusia, manusia itu sendiri juga telah mengeksploitasi dirinya sendiri, sehingga telah menimbulkan kehidupan yang tidak harmonis antara manusia dengan lingkungan, dan manusia dengan manusia, apalagi manusia dengan Sang Khaliq, seperti yang digambarkan dalam Surah Ar-Ruum ayat 41 iaitu
“Telah nampak kerosakan di darat dan di laut disebabkan kerana perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”.
Semua bencana ini tidak akan terjadi, apabila semua manusia itu tunduk dan patuh untuk melaksanakan seluruh perintah dan menghentikan semua larangan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT, sebagaimana yang disampaikan pada Surah Al Hadid ayat 22, iaitu “Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah”.
Dari berbagai tinjauan yang disampaikan di atas, terjawablah bahawa gempa bumi bumi dan tsunami merupakan proses dari Allah untuk penyempurnaan ciptaan-Nya. CiptaanNya yang sempurna ini, bukan hanya berlaku kepada bumi, tetapi juga kepada penghuninya.
Posted @ www.isuhangat.net
Wallahualam
http://www.tranungkite.net/v11/modules.php?name=News&file=article&sid=4003
Seterusnya kalau dikembangkan lagi dengan perkataan “Bumi bergoncang”, maka akan ditemui sebanyak 4 kali juga, iaitu pada Surah Ar Ra’d ayat 31, Al Waaqi’ah ayat 4, Surah Al Fajr ayat 21 dan Surah Al Zalzalah ayat 1.
Seterusnya dari laporan Integreted Tsunami Database for the Pacific menjelaskan bahawa gempa bumi bumi telah mula tercatat pada tahun 416 sehingga sekarang. Keadaan ini menunjukkan bahawa jauh sebelum itu,Al Quran telah menjelaskan tentang peristiwa gempa bumi.
Secara etimologi,definisi gempa bumi adalah merupakan peristiwa alam, terjadi secara mendadak, kerana pelepasan energi, akibat daripada pergeseran relatif batuan/lempeng tektonik/kerak bumi.
Merujuk kepada definisi tersebut, maka dalam Al Quran dalam Surah Al Zalzalah ayat 1 dan 2, secara jelas dikatakan Apabila bumi digoncangkan dengan goncangannya (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung) nya,
Berkenaan dengan Tsunami pula, sudah pasti perkataan Tsunami tidak akan kita temui dalam Al Quran, kerana tsunami berasal dari bahasa Jepun iaitu (tsu = pelabuhan, nami = gelombang laut), tetapi kalau dihubungkan dengan definisi tsunami itu sendiri adalah sebagai gelombang laut dengan jangka masa panjang yang ditimbulkan oleh gangguan impulsif dari dasar laut, tsunami ini menimbulkan gelombang besar ke kawasan pantai.
Memerhatikan definisi dari tsunami tersebut, maka dalam Al Quran akan ditemui 2 ayat iaitu dalam Surah Al Infithar ayat 3,”dan apabila lautan menjadi meluap” dan Surah At Takwiir ayat 6 “dan apabila laut dipanaskan”. Makna kedua Surah tersebut, adalah menegaskan, dimana laut akan meluap kerana kerana adanya proses pemanasan didasar bumi.
Menurut teori, gangguan implusif adalah seperti gempa bumi tektonik, erupsi volkanik, dan gelongsoran (land slide). Tsunami menyebabkan terjadinya bencana di darat dan dilaut, sebagaimana yang dijelaskan pada Surah Al An’am ayat 63, dimana Allah menanyakan kepada manusia iaitu,
Katakanlah: “Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut?.
Fenomena terjadinya patahan, dan terbentuknya gunung-gunung akibat pergerakan kerak bumi ini dapat ditemui dalam Al Quran pada 1). Surah Ar Ra’du ayat 41
“dan apakah mereka tidak melihat bahawa sesungguhnya Kami mendatangkan daerah-daerah, lalu Kami kurangi daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya? Dan Allah menetapkan hukum (menurut kehendakNya), tidak ada yang dapat menolak ketetapanNya; dan Dia-lah Yang Maha cepat hisabNya”.
Surah An Naba ayat 6 dan 7, iaitu
“Bukankah kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan? Dan gunung-gunung sebagai pasak?
Manusia diseru dalam Surah Thaha ayat 81, iaitu
“Makanlah di antara rezeki yang baik yang telah Kami berikan kepadamu, dan janganlah melampaui batas padanya, yang menyebabkan kemurkaanKu menimpamu. Dan barangsiapa ditimpa oleh kemurkaanKu, maka sesungguhnya binasalah ia”.
Pesanan Allah ini selalu diabaikan oleh manusia, sehingga terjadinya sumber daya yang berlebihan, contohnya pengeluaran minyak bumi, gas cairdan sebagainya, sehingga telah menimbulkan kesan kepada generasi berikutnya.
Bukan saja eksploitasi terhadap sumberdaya yang dilakukan oleh manusia, manusia itu sendiri juga telah mengeksploitasi dirinya sendiri, sehingga telah menimbulkan kehidupan yang tidak harmonis antara manusia dengan lingkungan, dan manusia dengan manusia, apalagi manusia dengan Sang Khaliq, seperti yang digambarkan dalam Surah Ar-Ruum ayat 41 iaitu
“Telah nampak kerosakan di darat dan di laut disebabkan kerana perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”.
Semua bencana ini tidak akan terjadi, apabila semua manusia itu tunduk dan patuh untuk melaksanakan seluruh perintah dan menghentikan semua larangan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT, sebagaimana yang disampaikan pada Surah Al Hadid ayat 22, iaitu “Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah”.
Dari berbagai tinjauan yang disampaikan di atas, terjawablah bahawa gempa bumi bumi dan tsunami merupakan proses dari Allah untuk penyempurnaan ciptaan-Nya. CiptaanNya yang sempurna ini, bukan hanya berlaku kepada bumi, tetapi juga kepada penghuninya.
Posted @ www.isuhangat.net
Wallahualam
http://www.tranungkite.net/v11/modules.php?name=News&file=article&sid=4003
Saturday, March 12, 2011
Gempa 8.9 skala richter cetus tsunami di Jepun
TOKYO, 11 Mac: Gempa bumi bermagnitud 8.9 pada skala richter melanda Jepun awal petang tadi mengakibatkan tsunami setinggi 10 meter melanda bebarapa bandar kawasan pantai negara itu.
Kejadian itu mengakibatkan banyak kes kecederaan, namun kes kematian masih belum diperolehi dari kawasan yang dilanda bencana di pulau Honshu.
Ombak setinggi 10 meter dilaporkan melanda Sendai di timur laut Miyagi, pulau Honshu mengakibatkan banyak kapal, kereta dan sisa runtuhan dihanyutkan ke kawasan bandar. Gempa bumi itu mengakibatkan gegaran kuat bangunan di Tokyo yang dihuni 30 juta penduduk.
Sekurang-kurangnya enam kes kebakaran dilaporkan di Tokyo akibat gempa selain menyebabkan sistem subway dihentikan, siren kecemasan dibunyikan dan orang ramai berpusu-pusu keluar dari bangunan.
Kepulan asap dikesan membabitkan sekurang-kurangnya 10 lokasi di bandar raya itu di mana lebih empat juta kediaman terputus bekalan elektrik selain beberapa kawasan ditenggelami air termasuk kawasan letak kereta Disneyland Tokyo.
Gempa bumi berlaku pada jam 2.46 petang (0546 GMT) selama dua minit dengan gempa pertama kira-kira 400 kilometre di timur laut Tokyo, menurut US Geological Survey.
Ia diikuti beberapa gempa susulan antaranya sekuat 7.1 skala richter.
Perdana Menteri, Naoto Kan memanggil sidang Kabinetnya sejurus dilanda gempa dan kerajaan Jepun menghantar kapal tentera lautnya dari Tokyo ke kawasan yang paling teruk di timur laut Miyagi.
Jepun terletak di atas Lingkaran Api Pasifik dan turut mempunyai titik gunung berapi di mana Tokyo terletak di antara kawasan paling berbahaya.
Amaran tsunami turut dikeluarkan kepada Taiwan, Russia dan Kepulauan Mariana, kata Pusat Amaran Tsunami Pasifik. - Agensi
http://www.harakahdaily.net/v2/index.php?option=com_content&view=article&id=31318:-gempa-89-skala-richter-cetus-tsunami-di-jepun&catid=1:utama&Itemid=50
Kejadian itu mengakibatkan banyak kes kecederaan, namun kes kematian masih belum diperolehi dari kawasan yang dilanda bencana di pulau Honshu.
Ombak setinggi 10 meter dilaporkan melanda Sendai di timur laut Miyagi, pulau Honshu mengakibatkan banyak kapal, kereta dan sisa runtuhan dihanyutkan ke kawasan bandar. Gempa bumi itu mengakibatkan gegaran kuat bangunan di Tokyo yang dihuni 30 juta penduduk.
Sekurang-kurangnya enam kes kebakaran dilaporkan di Tokyo akibat gempa selain menyebabkan sistem subway dihentikan, siren kecemasan dibunyikan dan orang ramai berpusu-pusu keluar dari bangunan.
Kepulan asap dikesan membabitkan sekurang-kurangnya 10 lokasi di bandar raya itu di mana lebih empat juta kediaman terputus bekalan elektrik selain beberapa kawasan ditenggelami air termasuk kawasan letak kereta Disneyland Tokyo.
Gempa bumi berlaku pada jam 2.46 petang (0546 GMT) selama dua minit dengan gempa pertama kira-kira 400 kilometre di timur laut Tokyo, menurut US Geological Survey.
Ia diikuti beberapa gempa susulan antaranya sekuat 7.1 skala richter.
Perdana Menteri, Naoto Kan memanggil sidang Kabinetnya sejurus dilanda gempa dan kerajaan Jepun menghantar kapal tentera lautnya dari Tokyo ke kawasan yang paling teruk di timur laut Miyagi.
Jepun terletak di atas Lingkaran Api Pasifik dan turut mempunyai titik gunung berapi di mana Tokyo terletak di antara kawasan paling berbahaya.
Amaran tsunami turut dikeluarkan kepada Taiwan, Russia dan Kepulauan Mariana, kata Pusat Amaran Tsunami Pasifik. - Agensi
http://www.harakahdaily.net/v2/index.php?option=com_content&view=article&id=31318:-gempa-89-skala-richter-cetus-tsunami-di-jepun&catid=1:utama&Itemid=50
Tsunami Jepun berlaku selepas saintis beri amaran
Tsunami Jepun berlaku selepas saintis beri amaran
OMBAK tsunami melanda pantai di Iwanuma, utara Jepun semalam.
LONDON - Tsunami yang melanda pantai timur Jepun berlaku dua hari selepas beberapa saintis memberi amaran mengenai pergerakan bulan yang boleh menyebabkan bencana alam di Bumi, lapor sebuah akhbar semalam.
Pergerakan bulan itu yang digelar adi bulan, diramalkan berlaku pada 19 Mac ini apabila bulan berada paling rapat dengan Bumi sejak tahun 1992.
Ketika itu, jarak bulan dan Bumi sekitar 354,507 kilometer berbanding 384,403 kilometer pada hari-hari biasa.
Pada kedudukan tersebut, daya graviti bulan adalah sangat kuat dan dikhuatiri boleh mencetuskan bencana alam seperti gempa bumi, tsunami dan letusan gunung berapi. Ahli astronomi Amerika Syarikat (AS) Richard Nolle percaya pergerakan bulan itu mencetuskan bencana di Bumi.
"Fenomena itu memiliki kaitan sejarah dengan ribut kencang, air pasang besar dan gempa bumi," katanya dalam satu wawancara dengan stesen ABC minggu ini.
Fenomena itu pernah berlaku pada 1955, 1974, 1992 dan 2005. Bencana tsunami yang menyebabkan 200,000 orang di Indonesia terbunuh itu melanda dua minggu sebelum fenomena bulan berada dekat dengan Bumi pada Januari 2005.
- Agensi
http://www.kosmo.com.my/kosmo/content.asp?y=2011&dt=0312&pub=Kosmo&sec=Dunia&pg=du_01.htm
OMBAK tsunami melanda pantai di Iwanuma, utara Jepun semalam.
LONDON - Tsunami yang melanda pantai timur Jepun berlaku dua hari selepas beberapa saintis memberi amaran mengenai pergerakan bulan yang boleh menyebabkan bencana alam di Bumi, lapor sebuah akhbar semalam.
Pergerakan bulan itu yang digelar adi bulan, diramalkan berlaku pada 19 Mac ini apabila bulan berada paling rapat dengan Bumi sejak tahun 1992.
Ketika itu, jarak bulan dan Bumi sekitar 354,507 kilometer berbanding 384,403 kilometer pada hari-hari biasa.
Pada kedudukan tersebut, daya graviti bulan adalah sangat kuat dan dikhuatiri boleh mencetuskan bencana alam seperti gempa bumi, tsunami dan letusan gunung berapi. Ahli astronomi Amerika Syarikat (AS) Richard Nolle percaya pergerakan bulan itu mencetuskan bencana di Bumi.
"Fenomena itu memiliki kaitan sejarah dengan ribut kencang, air pasang besar dan gempa bumi," katanya dalam satu wawancara dengan stesen ABC minggu ini.
Fenomena itu pernah berlaku pada 1955, 1974, 1992 dan 2005. Bencana tsunami yang menyebabkan 200,000 orang di Indonesia terbunuh itu melanda dua minggu sebelum fenomena bulan berada dekat dengan Bumi pada Januari 2005.
- Agensi
http://www.kosmo.com.my/kosmo/content.asp?y=2011&dt=0312&pub=Kosmo&sec=Dunia&pg=du_01.htm
Wednesday, March 9, 2011
Asal Kejadian Nabi Adam Alaihissalam
"Setelah Allah s.w.t. menciptakan bumi dengan gunung-gunungnya, laut-lautannya dan tumbuh-tumbuhannya, menciptakan langit dengan mataharinya, bulan dan bintang-bintangnya yang bergemerlapan, dan menciptakan malaikat-malaikatnya yang merupakan sejenis makhluk halus yang diciptakan untuk beribadah menjadi perantara antara Zat Yang Maha Kuasa dengan hamba-hamba terutama para rasul dan nabinya maka tibalah kehendak Allah s.w.t. untuk menciptakan sejenis makhluk lain yang akan menghuni dan mengisi bumi.
Dianya adalah sebagai khalifah, memeliharanya dan menikmati tumbuh-tumbuhannya, mentadbir kekayaan yang tersimpan di dalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yang telah ditakdirkan baginya.
Para malaikat ketika diberitahukan oleh Allah s.w.t. akan kehendak-Nya menciptakan makhluk lain itu, mereka khuatir kalau-kalau kehendak Allah menciptakan makhluk yang lain itu, disebabkan kecuaian atau kelalaian mereka dalam ibadah dan menjalankan tugas atau kerana pelanggaran yang mereka lakukan tanpa disadari. Berkata mereka kepada Allah s.w.t. : "Wahai Tuhan kami! Buat apa Tuhan menciptakan makhluk lain selain kami, padahal kami selalu bertasbih, bertahmid, melakukan ibadah dan mengagungkan nama-Mu tanpa henti-hentinya, sedang makhluk yang Tuhan akan ciptakan dan turunkan ke bumi itu, nescaya akan bertengkar satu dengan lain, akan saling bunuh-membunuh berebutan menguasai kekayaan alam yang terlihat diatasnya dan terpendam di dalamnya, sehingga akan terjadilah kerosakan dan kehancuran di atas bumi yang Tuhan ciptakan itu."Allah berfirman, menghilangkan kekhuatiran para malaikat itu: "Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui dan Aku sendirilah yang mengetahui hikmat penguasaan Bani Adam atas bumi-Ku.
Pada suatu ketika, Allah SWT menitahkan kepada malaikat Jibril supaya turun ke bumi untuk mengambil sebahagian tanahnya untuk mencipta Adam. Akan tetapi apabila Jibril sampai ke bumi, bumi enggan membenarkan tanahnya diambil untuk dijadikan Adam kerana bumi kuatir Adam akan menjadi maksiat kepada Allah. Lalu Jibril kembali ke hadrat Allah memberitahu bahawa ia tidak dapat berbuat apa-apa apabila mendengar mendengar sumpah bu
Setelah itu, Allah memerintah malaikat Mikail. Jawapan bumi masih sama lalu Allah memerintahkan malaikat Israfil dan jawapan bumi masih tidak berganjak.
Masing-masing kembali dengan jawapan yang hampa.Akhirnya, Allah menyuruhmalaikat Izrail turun ke bumi.Kata Allah:" Hai Izrail! Engkaulah kini yang aku tugaskan mengambil tanah. Meskipun bumi bersumpah-sumpah dengan ucapan, jangan engkau mundur. Katakan bahawakerjamu atas perintah dan atas namaKu."
Apabila Izrail turun ke bumi dan menyampaikan perintah Allah kepada bumi, maka akhirnya bumi mengizinkan tanahnya diambil. Setelah Izrail mengambil beberapa jenis tanah,kembalilah ia ke hadrat Allah.
Lalu Allah berfirman: "Ya Izrail, pertama engkau yang Ku tugaskan mengambiltanah, dan kemudian di belakang hari kelak akan kutugaskan engkau mencabutroh manusia."
Maka khuatirlah Izrail kerana bimbang akan dibenci oleh umat manusia.Lalu Allah berfirman lagi: "Tidak, mereka tidak akan memusuhi kamu. Aku yang mengaturnya, dan aku jadikan kematian mereka itu bersebab antaranya terbunuh, terbakar, sakit dan sebagainya.
JENIS TANAH YANG DIGUNAKAN:
1. Tanah tempat bakal berdirinya Baitul Mugaddis
2. Tanah Bukit Tursina
3. Tanah Iraq
4. Tanah Aden
5. Tanah Al-Kautsar
6. Tanah tempat bakal berdiringa Baitullah
7. Tanah Paris
8. Tanah Khurasan
9. Tanah(Babylon)
10. Tanah India
11. Tanah syurga
12. Tanah Tha'if
Menurut Ibnu Abbas:
1. Kepala Adam dari tanah Baitul-Muqaddis kerana disitulah berada otak manusia,dan disitulah tempatnya akal.
2. Telinganya dari tanah Bukit Thursina, kerana dia alat pendengar dan tempat menerima nasihat.
3. Dahinya dari tanah Iraq,kerana disitu tempat sujud kepada Allah.
4. Mukanya dari tanah Aden, kerana disitu tempat berhias dan tempat kecantikan.
5. Matanya dari tanah telaga Al-Kautsar, tempat menarik perhatian.
6. Giginya dari tanah Al-Kautsar, tempat memanis-manis.
7. Tangan kanannya dari tanah Kaabah,untuk mencari nafkah dan kerjasama,sesama manusia.
8. Tangan kirinya dari tanah Paris,tempat beristinjak.
9. Perutnya dari tanah Babylon. Disitulah tempat seks(berahi) dan tipudaya syaitan untuk menjerumuskan manusia ke lembah dosa.
10.Tulangnya dari tanah Bukit Thursina,alat peneguh tubuh manusia.
11.Dua kakinya dari tanah India, tempat berdiri dan jalan.
12.Hatinya dari tanah syurga Firdaus,kerana disitulah iman, keyakinan,ilmu, kemahuan dan sebagainya.
13.Lidahnya dari tanah Tha'if, tempat mengucap Syahadat, bersyukur dan berdoakan kepada Tuhan.
http://mencarinurr.blogspot.com/
http://www.tranungkite.net/v11/modules.php?name=News&file=article&sid=3887
Dianya adalah sebagai khalifah, memeliharanya dan menikmati tumbuh-tumbuhannya, mentadbir kekayaan yang tersimpan di dalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yang telah ditakdirkan baginya.
Para malaikat ketika diberitahukan oleh Allah s.w.t. akan kehendak-Nya menciptakan makhluk lain itu, mereka khuatir kalau-kalau kehendak Allah menciptakan makhluk yang lain itu, disebabkan kecuaian atau kelalaian mereka dalam ibadah dan menjalankan tugas atau kerana pelanggaran yang mereka lakukan tanpa disadari. Berkata mereka kepada Allah s.w.t. : "Wahai Tuhan kami! Buat apa Tuhan menciptakan makhluk lain selain kami, padahal kami selalu bertasbih, bertahmid, melakukan ibadah dan mengagungkan nama-Mu tanpa henti-hentinya, sedang makhluk yang Tuhan akan ciptakan dan turunkan ke bumi itu, nescaya akan bertengkar satu dengan lain, akan saling bunuh-membunuh berebutan menguasai kekayaan alam yang terlihat diatasnya dan terpendam di dalamnya, sehingga akan terjadilah kerosakan dan kehancuran di atas bumi yang Tuhan ciptakan itu."Allah berfirman, menghilangkan kekhuatiran para malaikat itu: "Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui dan Aku sendirilah yang mengetahui hikmat penguasaan Bani Adam atas bumi-Ku.
Pada suatu ketika, Allah SWT menitahkan kepada malaikat Jibril supaya turun ke bumi untuk mengambil sebahagian tanahnya untuk mencipta Adam. Akan tetapi apabila Jibril sampai ke bumi, bumi enggan membenarkan tanahnya diambil untuk dijadikan Adam kerana bumi kuatir Adam akan menjadi maksiat kepada Allah. Lalu Jibril kembali ke hadrat Allah memberitahu bahawa ia tidak dapat berbuat apa-apa apabila mendengar mendengar sumpah bu
Setelah itu, Allah memerintah malaikat Mikail. Jawapan bumi masih sama lalu Allah memerintahkan malaikat Israfil dan jawapan bumi masih tidak berganjak.
Masing-masing kembali dengan jawapan yang hampa.Akhirnya, Allah menyuruhmalaikat Izrail turun ke bumi.Kata Allah:" Hai Izrail! Engkaulah kini yang aku tugaskan mengambil tanah. Meskipun bumi bersumpah-sumpah dengan ucapan, jangan engkau mundur. Katakan bahawakerjamu atas perintah dan atas namaKu."
Apabila Izrail turun ke bumi dan menyampaikan perintah Allah kepada bumi, maka akhirnya bumi mengizinkan tanahnya diambil. Setelah Izrail mengambil beberapa jenis tanah,kembalilah ia ke hadrat Allah.
Lalu Allah berfirman: "Ya Izrail, pertama engkau yang Ku tugaskan mengambiltanah, dan kemudian di belakang hari kelak akan kutugaskan engkau mencabutroh manusia."
Maka khuatirlah Izrail kerana bimbang akan dibenci oleh umat manusia.Lalu Allah berfirman lagi: "Tidak, mereka tidak akan memusuhi kamu. Aku yang mengaturnya, dan aku jadikan kematian mereka itu bersebab antaranya terbunuh, terbakar, sakit dan sebagainya.
JENIS TANAH YANG DIGUNAKAN:
1. Tanah tempat bakal berdirinya Baitul Mugaddis
2. Tanah Bukit Tursina
3. Tanah Iraq
4. Tanah Aden
5. Tanah Al-Kautsar
6. Tanah tempat bakal berdiringa Baitullah
7. Tanah Paris
8. Tanah Khurasan
9. Tanah(Babylon)
10. Tanah India
11. Tanah syurga
12. Tanah Tha'if
Menurut Ibnu Abbas:
1. Kepala Adam dari tanah Baitul-Muqaddis kerana disitulah berada otak manusia,dan disitulah tempatnya akal.
2. Telinganya dari tanah Bukit Thursina, kerana dia alat pendengar dan tempat menerima nasihat.
3. Dahinya dari tanah Iraq,kerana disitu tempat sujud kepada Allah.
4. Mukanya dari tanah Aden, kerana disitu tempat berhias dan tempat kecantikan.
5. Matanya dari tanah telaga Al-Kautsar, tempat menarik perhatian.
6. Giginya dari tanah Al-Kautsar, tempat memanis-manis.
7. Tangan kanannya dari tanah Kaabah,untuk mencari nafkah dan kerjasama,sesama manusia.
8. Tangan kirinya dari tanah Paris,tempat beristinjak.
9. Perutnya dari tanah Babylon. Disitulah tempat seks(berahi) dan tipudaya syaitan untuk menjerumuskan manusia ke lembah dosa.
10.Tulangnya dari tanah Bukit Thursina,alat peneguh tubuh manusia.
11.Dua kakinya dari tanah India, tempat berdiri dan jalan.
12.Hatinya dari tanah syurga Firdaus,kerana disitulah iman, keyakinan,ilmu, kemahuan dan sebagainya.
13.Lidahnya dari tanah Tha'if, tempat mengucap Syahadat, bersyukur dan berdoakan kepada Tuhan.
http://mencarinurr.blogspot.com/
http://www.tranungkite.net/v11/modules.php?name=News&file=article&sid=3887
Saturday, March 5, 2011
Kisah Kematian Kamal Atatturk
KEMATIAN KAMAL ATARTUK YANG MENYEKSAKAN
Di saat kematiannya, Allah telah datangkan beberapa penyakit kepada beliau sehingga beliau rasa terseksa dan tak dapat menanggung seksaan dan azab yang Allah berikan di dunia.
Antaranya ialah:
- Didatangkan penyakit kulit hingga ke kaki di mana beliau merasa gatal-gatal seluruh badan.
- Sakit jantung
- Penyakit darah tinggi
- Panas sepanjang masa, tidak pernah merasa sejuk sehingga terpaksa diarahkan kepada bomba untuk menyiram rumahnya 24jam.
Pembantu-pembantunya juga diarahkan untuk meletak ketulan-ketulan ais di dalam selimut untuk menyejukkan beliau. Maha suci Allah, buat macam mana pun rasa panas tak hilang-hilang. Oleh kerana tidak tahan dengan kepanasan yang ditanggung, beliau menjerit sehingga seluruh istana mendengar jeritan itu. Oleh kerana tidak tahan mendengar jeritan, mereka-mereka yang bertanggung jawab telah menghantar beliau ke tengah lautan dan diletakkan dalam bot dengan harapan beliau akan merasa sejuk. Allah itu Maha Besar, panasnya tak juga hilang! Pada 26 September 1938, beliau pengsan selama 48 jam disebabkan terlalu panas dan sedar selepas itu tetapi beliau hilang ingatan.
Pada 9 November 1938, beliau pengsan sekali lagi selama 36 jam dan akhirnya meninggal dunia. Sewaktu beliau meninggal, tidak seorang pun yang memandi, mengkafan dan menyembahyangkan mayat beliau. Mayat ini diawetkan selama 9 hari 9 malam, sehingga adik perempuan beliau datang meminta ulama-ulama Turki memandikan, mengkafankan dan menyembahyangkannya.
Tidak cukup dari itu, Allah tunjukkan lagi balasan azab ketika mayatnya di bawa ke tanah perkuburan. Bila mayatnya hendak ditanam, tanah tidak menerimanya. Disebabkan putus asa, mayatnya diawetkan sekali lagi dan dimasukkan ke alam muzium yang diberi nama Etna Grafi (kalau tak silap dengar) Ankara selama 15 tahun (sehingga tahun 1953).
Selepas 15 tahun mayatnya hendak ditanam semula, tapi Allah Maha Agung, bumi sekali lagi tak menerimanya. Habis ikhtiar, mayatnya dibawa pula ke satu bukit ditanam dalam satu binaan mar-mar beratnya 44 ton. Mayatnya ditanam di celah-celah batu mar-mar.
Apa yang menyedihkan, ulama-ulama sezaman dengan Kamal Atartuk telah mengatakan bahawa "jangan kata bumi Turki, seluruh bumi Allah ini tidak menerima Kamal Atartuk!". Hanya Allah sahaja yang Maha Mengetahui.
INILAH IDEOLOGI BELIAU
1- Membolehkan perempuan memakai tudung dengan syarat pakai skirt/ROK.
2- Membolehkan lelaki memakai seluar panjang dengan syarat pakai tie dan topi (sesuai dengan kehendak barat)
3- Menyuruh wanita dan lelaki menari di khalayak ramai. Beliau sendiri pernah menari dengan seorang wanita di sebuah parti umum yang pertama di Ankara.
4- Beliau pernah menegaskan bahawa "negara tidak akan maju kalau rakyatnya tidak cenderung kepada pakaian moden"
5- Menggalakkan minum arak secara terbuka.
6- Mengarahkan Al-Quran dicetak dalam bahasa Turki
7- Menukar azan ke dalam bahasa Turki. Bahasa Turki sendiri diubah dengan membuang unsur-unsur Arab dan Parsi.
8- Mengambil arkitek-arkitek dari luar negara untuk memodenkan Turki. Hakikatnya mereka diarah mengukir patung-patung dan tugu-tugunya di seluruh bandar Turki.
9- Satu ucapan beliau di bandar Belikesir di mana beliau dengan terang-terangannya mengatakan bahawa agama harus dipisahkan dengan urusan harian dan perlu dihapuskan untuk kemajuan
10-Agama Islam juga di buang sebagai Agama Rasmi negara.
11-Menyerang Islam secara terbuka dan terang-terangan
12-Menggubal undang-undang perkahwinan berdaftar berdasarkan undang-undang barat.
13-Menukar Masjid Ayasophia kepada muzium, ada sesetengah masjid dijadikan gereja.
14-Menutup masjid serta melarang dari bersembahyang berjemaah.
15-Menghapuskan Kementerian Wakaf dan membiarkan anak-anak yatim dan fakir miskin.
16-Membatalkan undang-undang waris, faraid secara Islam
17-Menghapus penggunaan kalendar Islam dan menukarkan huruf Arab kepada huruf Latin.
18-Menganggap dirinya Tuhan sama seperti Firaun.Berlaku peristiwa apabila salah seorang askarnya ditanya "siapa tuhan dan dimana tuhan tinggal?". Oleh kerana takut, askar tersebut menjawab 'Kamal Atartuk adalah tuhan". Beliau tersenyum dan bangga dengan jawapan yang diberikan oleh askar itu.
Sumber: Kisah Kematian Kamal Atatturk MalaysiaSensasi.Net
http://www.malaysiasensasi.net/2010/02/kamal-ataturk.html
Di saat kematiannya, Allah telah datangkan beberapa penyakit kepada beliau sehingga beliau rasa terseksa dan tak dapat menanggung seksaan dan azab yang Allah berikan di dunia.
Antaranya ialah:
- Didatangkan penyakit kulit hingga ke kaki di mana beliau merasa gatal-gatal seluruh badan.
- Sakit jantung
- Penyakit darah tinggi
- Panas sepanjang masa, tidak pernah merasa sejuk sehingga terpaksa diarahkan kepada bomba untuk menyiram rumahnya 24jam.
Pembantu-pembantunya juga diarahkan untuk meletak ketulan-ketulan ais di dalam selimut untuk menyejukkan beliau. Maha suci Allah, buat macam mana pun rasa panas tak hilang-hilang. Oleh kerana tidak tahan dengan kepanasan yang ditanggung, beliau menjerit sehingga seluruh istana mendengar jeritan itu. Oleh kerana tidak tahan mendengar jeritan, mereka-mereka yang bertanggung jawab telah menghantar beliau ke tengah lautan dan diletakkan dalam bot dengan harapan beliau akan merasa sejuk. Allah itu Maha Besar, panasnya tak juga hilang! Pada 26 September 1938, beliau pengsan selama 48 jam disebabkan terlalu panas dan sedar selepas itu tetapi beliau hilang ingatan.
Pada 9 November 1938, beliau pengsan sekali lagi selama 36 jam dan akhirnya meninggal dunia. Sewaktu beliau meninggal, tidak seorang pun yang memandi, mengkafan dan menyembahyangkan mayat beliau. Mayat ini diawetkan selama 9 hari 9 malam, sehingga adik perempuan beliau datang meminta ulama-ulama Turki memandikan, mengkafankan dan menyembahyangkannya.
Tidak cukup dari itu, Allah tunjukkan lagi balasan azab ketika mayatnya di bawa ke tanah perkuburan. Bila mayatnya hendak ditanam, tanah tidak menerimanya. Disebabkan putus asa, mayatnya diawetkan sekali lagi dan dimasukkan ke alam muzium yang diberi nama Etna Grafi (kalau tak silap dengar) Ankara selama 15 tahun (sehingga tahun 1953).
Selepas 15 tahun mayatnya hendak ditanam semula, tapi Allah Maha Agung, bumi sekali lagi tak menerimanya. Habis ikhtiar, mayatnya dibawa pula ke satu bukit ditanam dalam satu binaan mar-mar beratnya 44 ton. Mayatnya ditanam di celah-celah batu mar-mar.
Apa yang menyedihkan, ulama-ulama sezaman dengan Kamal Atartuk telah mengatakan bahawa "jangan kata bumi Turki, seluruh bumi Allah ini tidak menerima Kamal Atartuk!". Hanya Allah sahaja yang Maha Mengetahui.
INILAH IDEOLOGI BELIAU
1- Membolehkan perempuan memakai tudung dengan syarat pakai skirt/ROK.
2- Membolehkan lelaki memakai seluar panjang dengan syarat pakai tie dan topi (sesuai dengan kehendak barat)
3- Menyuruh wanita dan lelaki menari di khalayak ramai. Beliau sendiri pernah menari dengan seorang wanita di sebuah parti umum yang pertama di Ankara.
4- Beliau pernah menegaskan bahawa "negara tidak akan maju kalau rakyatnya tidak cenderung kepada pakaian moden"
5- Menggalakkan minum arak secara terbuka.
6- Mengarahkan Al-Quran dicetak dalam bahasa Turki
7- Menukar azan ke dalam bahasa Turki. Bahasa Turki sendiri diubah dengan membuang unsur-unsur Arab dan Parsi.
8- Mengambil arkitek-arkitek dari luar negara untuk memodenkan Turki. Hakikatnya mereka diarah mengukir patung-patung dan tugu-tugunya di seluruh bandar Turki.
9- Satu ucapan beliau di bandar Belikesir di mana beliau dengan terang-terangannya mengatakan bahawa agama harus dipisahkan dengan urusan harian dan perlu dihapuskan untuk kemajuan
10-Agama Islam juga di buang sebagai Agama Rasmi negara.
11-Menyerang Islam secara terbuka dan terang-terangan
12-Menggubal undang-undang perkahwinan berdaftar berdasarkan undang-undang barat.
13-Menukar Masjid Ayasophia kepada muzium, ada sesetengah masjid dijadikan gereja.
14-Menutup masjid serta melarang dari bersembahyang berjemaah.
15-Menghapuskan Kementerian Wakaf dan membiarkan anak-anak yatim dan fakir miskin.
16-Membatalkan undang-undang waris, faraid secara Islam
17-Menghapus penggunaan kalendar Islam dan menukarkan huruf Arab kepada huruf Latin.
18-Menganggap dirinya Tuhan sama seperti Firaun.Berlaku peristiwa apabila salah seorang askarnya ditanya "siapa tuhan dan dimana tuhan tinggal?". Oleh kerana takut, askar tersebut menjawab 'Kamal Atartuk adalah tuhan". Beliau tersenyum dan bangga dengan jawapan yang diberikan oleh askar itu.
Sumber: Kisah Kematian Kamal Atatturk MalaysiaSensasi.Net
http://www.malaysiasensasi.net/2010/02/kamal-ataturk.html
Subscribe to:
Posts (Atom)
Hidupkan demokrasi rakyat.
Puliharalah kepercayaan rakyat terhadap pemimpin demi demokrasi rakyat dari rakyat untuk rakyat.